BERTUAHPOS – Harga kontrak berjangka minyak sawit mentah (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives diramalkan akan bergerak naik di awal pekan ini. Prediksi ini muncul seiring ekspektasi melemahnya produksi dan kuatnya permintaan ekspor.
Pedagang minyak sawit David Ng menyebutkan bahwa permintaan ekspor yang solid akan memainkan peran penting dalam membentuk sentimen pasar.
Dilansir dari Bernama, Senin, 29 September 2025, dia memperkirakan harga CPO akan berada di kisaran RM4.300 hingga RM4.580 per ton pada minggu depan.
Secara mingguan, kontrak Oktober 2025 turun RM44 menjadi RM4.365 per ton. Kontrak November 2025 melemah RM29 menjadi RM4.367 per ton, sementara kontrak Desember 2025 juga turun RM29 menjadi RM4.396 per ton.
Untuk kontrak jangka panjang, Januari 2026 terkoreksi RM22 menjadi RM4.420 per ton. Kontrak Februari 2026 melemah RM14 menjadi RM4.420 per ton, sedangkan kontrak Maret 2026 justru naik tipis RM4 menjadi RM4.408 per ton.
Perdagangan mingguan meningkat signifikan menjadi 423.097 lot dari 264.468 lot pada pekan sebelumnya. Namun, open interest menurun ke 250.893 kontrak dibandingkan 260.581 kontrak sebelumnya.
Harga CPO fisik untuk Oktober Selatan tercatat turun RM40 menjadi RM4.360 per ton.***









