Juragan Empal Gentong Ini Raup Rp 12 Juta/Hari.

Jumat, 06 Desember 2013 15:28

BERTUAHPOS.COM,Cirebon -Empal gentong, makanan berkuah santan khas Kota Cirebon, Jawa Barat ini menjadi usaha yang menjanjikan. Adalah Hari (45), pengelola Empal Gentong Mang Darma, mampu meraih omzet hingga Rp 12 juta/hari.

“600 porsi sehari minimal, bisa sampai 800 porsi. Omzet bisa Rp 12 juta per hari,” ujar Hari saat disambangi detikFinance di Jl. Slamet Riyadi No.1, Krucuk Cirebon, Jawa Barat, Jumat (6/12/2013).

Advertisement

Hari mengatakan, empal gentong cukup digemari semua kalangan dari masyarakat biasa, artis hingga pejabat.

“Pelanggan banyak dari mulai pejabat, pebisnis, artis, mahasiswa sampai pelancong. Pejabat ada gubernur, walikota, kapolri, dari mulai militer sampai pejabat sipil,” kata Hari.

Baca: Jelang Idul Adha, Tim Pemeriksa Hewan Kurban Dibentuk

Hari bercerita, usaha empal gentong ini sudah dirintisnya sejak tahun 1969. Usaha ini turun-temurun dari keluarganya, ia merupakan generasi ke-4.

“Ini usaha turun-temurun dari tahun 1969. Ini sudah 4 generasi, saya generasi ke-4,” kata Hari.

Empal Gentong Mang Darma ini buka setiap hari dari mulai pukul 06.30-14.30 WIB. Karena permintaan terus melonjak, rencananya di bulan April 2013 mendatang bakal buka hingga jam 10 malam.
“April atau Mei ke depan akan buka sampai jam 10 malem, banyak permintaan,” katanya.

Hari menyebutkan, seporsi empal gentong ini dibanderol Rp 18 ribu. Jenisnya berbeda-beda, ada empal gentong daging, babat, tulang muda, paru, usus, dan lain-lain.

Ada yang beda dari empal gentong milik Mang Darma ini, dilengkapi dengan kerupuk kulit kerbau. Sambal yang dipakai pun berbeda menggunakan cabai bubuk.

“Seporsi Rp 18 ribu plus nasi atau lontong ditambah kerupuk kulit kerbau Rp 5.000. Empal kita beda karena kombinasi bahan dan bumbu, cabe bubuk asli jadi rasa pedesnya lebih terasa,” jelasnya.

Seorang pembeli asal Jakarta, Hafid (28) mengaku, empal gentong ini rasanya cukup ‘nendang’. “Bumbunya pas, suasananya pas, enak, dagingnya seger, gurih,” ujar dia.

Hal sama diungkapkan Dian (24), pembeli yang juga asal Jakarta ini mengatakan, dirinya sangat puas menyicipi masakan khas Cirebon ini. “Potongan dagingnya gede, pilihan jeroannya banyak ada paru, usus, tulang muda, babat. Puas pokoknya,” katanya.(detik.com)