BERTUAHPOS – Harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives ditutup lebih rendah pada Kamis (18/9), seiring dengan pelemahan harga minyak kedelai di pasar global.
Pedagang minyak sawit David Ng menyebut penguatan ringgit baru-baru ini juga menekan permintaan CPO secara keseluruhan. “Kami memperkirakan harga komoditas ini tetap mendapat dukungan di atas RM4.400 dengan level resistensi di RM4.530,” ujarnya dikutip Bernama.
Pada penutupan perdagangan, kontrak spot Oktober 2025 turun RM46 menjadi RM4.368 per ton. Kontrak November 2025 melemah RM45 menjadi RM4.405, sedangkan kontrak Desember 2025 terkoreksi RM40 menjadi RM4.435.
Kontrak Januari 2026 turun RM38 menjadi RM4.449 per ton. Sementara itu, kontrak Februari 2026 dan Maret 2026 masing-masing turun RM35 menjadi RM4.440 dan RM4.406 per ton.
Volume perdagangan juga turun menjadi 87.738 lot dari 100.222 lot pada perdagangan Rabu. Open interest ikut melemah menjadi 260.960 kontrak dari posisi sebelumnya 263.281 kontrak.
Harga CPO fisik untuk Oktober Selatan turun RM40 menjadi RM4.400 per ton.***









