BERTUAHPOS – Harga minyak sawit mentah (CPO) berjangka di Bursa Malaysia Derivatives ditutup melemah pada Senin, 29 September 2025, seiring turunnya harga minyak kedelai di pasar global.
Analis minyak sawit, David Ng, menyebut penurunan harga menekan sentimen pasar, dilansir dari Bernama, Selasa, 30 September 2025.
Namun, ekspektasi stok CPO yang lebih rendah dalam beberapa minggu ke depan diperkirakan mampu membatasi kerugian.
“Kami melihat harga komoditas masih ditopang di atas RM4.350 dengan level resistensi di RM4.450,” ujar David Ng kepada Bernama.
Pada penutupan perdagangan, kontrak spot Oktober 2025 turun RM2 menjadi RM4.319 per ton.
Kontrak November merosot RM12 menjadi RM4.355, sementara kontrak Desember terkoreksi RM11 menjadi RM4.385 per ton.
Untuk kontrak Januari 2026, harga melemah RM10 menjadi RM4.410 per ton.
Kontrak Februari turun RM4 menjadi RM4.416, sedangkan kontrak Maret terkoreksi RM8 menjadi RM4.400 per ton.
Volume perdagangan juga menyusut menjadi 52.120 lot dibandingkan 72.074 lot pada akhir pekan lalu.
Meski begitu, open interest justru naik menjadi 254.348 kontrak dari 250.893.
Harga CPO fisik untuk Oktober Selatan ikut terkoreksi RM10 menjadi RM4.350 per ton.***









