BERTUAHPOS.COM — Harga CPO atau kontrak berjangka minyak sawit mentah di Bursa Malaysia Derivatives ditutup lebih tinggi pada perdagangan Kamis, 28 Mei 2026.
Kenaikan itu didukung momentum naiknya harga minyak mentah global dan penguatan kontrak berjangka minyak nabati lainnya. Kenaikan ini menjadi angin segar bagi pasar komoditas minyak sawit yang sebelumnya tertekan.
“Harga minyak mentah melonjak pada perdagangan Kamis pagi setelah laporan tentang serangan baru AS semalam di situs militer Iran, yang meningkatkan ketegangan bahkan ketika Washington dan Teheran sedang bernegosiasi untuk mengakhiri konflik tiga bulan mereka,” ujar Kepala Riset Komoditas Sunvin Group Mumbai, Anilkumar Bagani, dilansir dari Bernama, Jumat, 29 Mei 2026.
Anilkumar menjelaskan bahwa penguatan harga minyak mentah akibat eskalasi konflik AS-Iran menjadi pendorong utama kenaikan harga CPO hari ini. Kenaikan harga minyak mentah Brent tercatat sebesar 1,71 persen menjadi US$95,90 per barel pada saat berita ini ditulis.
Selain faktor geopolitik, ia mengatakan bahwa penguatan harga berjangka minyak nabati Tiongkok dan harga berjangka minyak kedelai di Chicago Board of Trade atau CBOT turut mendukung sentimen positif pasar harga CPO.
“Harga berjangka minyak sawit diperkirakan akan terus naik seiring dengan momentum kenaikan harga berjangka minyak nabati di Tiongkok, termasuk minyak sawit olahan, diputihkan, dan dihilangkan baunya serta minyak kedelai di Bursa Komoditas Dalian dan minyak rapeseed di Bursa Komoditas Zhengzhou, serta momentum kuat pada harga berjangka minyak kedelai di CBOT,” tambahnya.
Pada penutupan perdagangan, harga CPO kontrak Juni 2026 naik RM33 menjadi RM4.462 per ton, kontrak Juli 2026 naik RM39 menjadi RM4.505 per ton, dan kontrak Agustus 2026 bertambah RM41 menjadi RM4.537 per ton.
Kontrak September 2026 meningkat RM38 menjadi RM4.560 per ton, Oktober 2026 naik RM32 menjadi RM4.585 per ton, dan November 2026 menguat RM30 menjadi RM4.611 per ton.
Volume perdagangan harga CPO pada sesi ini tercatat turun menjadi 59.830 lot dari 63.916 lot pada hari Selasa sebelumnya. Namun posisi terbuka justru meningkat menjadi 285.564 kontrak dari 284.109 kontrak pada sesi sebelumnya, menandakan minat pasar yang masih kuat.
Di pasar fisik, harga CPO untuk Juni naik tipis RM20 menjadi RM4.490 per ton. Kenaikan harga fisik ini sejalan dengan penguatan kontrak berjangka yang terjadi sepanjang sesi perdagangan hari ini.









