Warga Pekanbaru Masih Keluhkan Soal Parkir di Indomaret dan Alfamart

Minggu, 26 September 2021 21:01
Warga Pekanbaru Masih Keluhkan Soal Parkir di Indomaret dan Alfamart
Juru parkir di ritel modern.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Sejumlah warga di Pekanbaru masih mengeluhkan keberadaan juru parkir di Indomaret dan Alfamart.

Beberapa warga menyebut Pemko Pekanbaru ‘kehabisan akal’ untuk mendapat pemasukan daerah hingga harus memungut receh dengan dari parkir kendaraan – kendaraan yang berhenti untuk berbelanja di gerai ritel modern itu.

“Ya, kadang – kadang nggak habis pikir aja. Mereka (ritel modern) sudah bayar pajak ke daerah, tapi tetap saja memungut ‘receh’ dari masyarakat,” tutur Romi, warga yang berdomisili di kawasan Tangkerang Tengah, Pekanbaru.

Dia menuturkan, masyarakat sangat memahami kondisi daerah di tengah krisis yang diakibatkan oleh Covid-19. Namun, harusnya Pemko Pekanbaru punya pertimbangan matang untuk mendapat PAD dengan cara menempatkan petugas parkir di Indomaret dan Alfamart.

Baca: Kerumunan Tempat Wisata Akibat Pemko Pekanbaru Teledor

Keluhan juga datang dari warga lain, bernama Sadri. “Kebijakan Pemko Pekanbaru semakin kesini semakin tak jelas. Kita sama – sama tahu lah masa jabatan sudah mau habis. Sejak dulu, beberapa kebijakan yang dikeluarkan Pemko Pekanbaru selalu tidak masuk akal. Baik itu soal sampah, banjir, sekarang parkir,” tuturnya.

Dia juga masih ingat, pada periode pertama Walikota Pekanbaru Firdaus, warga juga pernah dihebohkan dengan rencana kebijakan menaikkan tarif parkir hingga berkali – kali lipat, sehingga menuai protes dari banyak kalangan.

Sesuai dengan arahan, bagi toko modern yang sudah membayarkan pajak parkir selama setahun, pungutan parkir harusnya tidak ada lagi.

“Sekarang saya minta Dishub harus patuh dengan apa yang sudah diperintahkan pimpinan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru M Jamil.

Jamil memastikan, setelah pertemuan dengan DPRD Kota Pekanbaru pada Rabu, 22 September 2021, pihaknya akan melayangkan surat ke Dinas Perhubungan, agar petugas parkir tidak lagi berjaga di ritel modern.

Namun bagi gerai atau toko yang belum membayarkan pajak parkirnya, Jamil mempersilahkan untuk PT YSM mengutip retribusi parkir di gerai tersebut.

“Jangan sampai ada toko modern 2 kali bayar, kalau sudah bayar pajak jangan lagi diminta retribusinya,” cakap Jamil.

Namun fakta itu berbeda, beberapa Indomaret dan Alfamart di Pekanbaru masih dapat dilihat keberadaan petugas parkir berompi hijau tua, melakukan pungutan – pungutan kepada setiap pengendara usai mereka berbelanja di rutel modern itu.

Dari pengamatan Bertuahpos,com, Minggu, 26 September 2021, di Sepanjang Jalan Ronggowarsito ada 2 gerai Indomaret, yakni di belakang kantor Polda Riau, dan di samping Dhafu Coffe. Di kedua gerai ini terlihat ada petugas parkirnya. Pemandangan yang sama juga dapat dilihat di gerai Alfamart dan Indomaret di kawasan beringin.

Sebelumnya, Walikota Pekanbaru Firdaus MT menanggapi santai soal banyaknya kritikan yang masuk tentang pengelolaan parkir di Pekanbaru. Menurutnya, pro kontra soal kebijakan parkir tersebut merupakan hal biasa.

“Apalagi saat ini masih transisi dari Dinas Perhubungan dan juga PT Yabisa Sukses Mandiri selaku pihak ketiga. Biasanya masyarakat sulit sekali untuk berubah, setiap ada perubahan pasti ada reaksi. Biasa itu,” katanya, Rabu, 22 September 2021. (bpc2)

Berita Terkini

Kamis, 28 Oktober 2021 20:19

Video: Suasana di Kantor Kejari Kuansing Sempat Memanas, PH Desak Indra Agus Lukman Dibebaskan

Indra Agus Lukman, Kejari, Kuansing

Kamis, 28 Oktober 2021 19:29

Barca Tunjuk Sergi Barjuan Sebagai Pelatih Sementara

Barcelona

Kamis, 28 Oktober 2021 19:25

DBH Untuk Riau Turun Rp300 Miliar

DBH

Kamis, 28 Oktober 2021 16:05

Ini Kata dr Tirta Soal Gelombang Ketiga Covid-19

dr Tirta, Covid-19

Kamis, 28 Oktober 2021 15:22

Video: Night Ride – Pekanbaru Downtown

Motovlog

Kamis, 28 Oktober 2021 15:02

Kim Jong-un Perintahkan Warganya Kurangi Makan Hingga 2025

Kim Jong-un, Korut

Kamis, 28 Oktober 2021 15:02

Anies Baswedan: Orang Baik Masuk Politik Dipermasalahkan

Anies Baswedan