• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Soal Sekolah Tatap Muka, Ketum LPAI: Buat Anak Kok Coba – Coba!

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
24 September 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) mendorong kepada pemerintah daerah agar sebaiknya tak bubu – buru memberlakukan pembelajaran tatap muka atau PTM. Hal ini menyusul masih belum amannya situasi Covid-19 di Tanah Air pascapenyebaran Covid-19 gelombang kedua.

Menurut data Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Paud Dikdasmen) mengungkapkan sebanyak 11.615 siswa terpapar Covid-19 sejak pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di tanggal 20 September 2021.

“Secara tegas saya mohon jangan terburu-buru, kedepankan kebaikan anak dan bukan sesuai target atau untuk mengharumkan nama daerah,” Kak Seto kepada Bertuahpos.com, saat ditemui di Pekanbaru, Kamis, 23 September 2021.

Kak Seto sangat sepakat kalau pembelajaran tatap muka masih terlalu dini untuk diterapkan. Dia mengkhawatirkan lingkungan sekolah belum steril sehingga anak – anak dan para tenaga pendidik akan sangat mudah terpapar Covid-19.

“Saya mohon PTM jangan terlalu ditekankan untuk dilaksanakan, istilahnya buat anak kok coba-coba,” tegasnya.

“Saya sudah mendatangi beberapa sekolah di daerah – daerah. Mereka belum siap untuk melaksanakan sekolah tatap muka.”

Lebih jauh Kak Seto menyarankan agar daerah-daerah yang sudah menerapkan TPM untuk sementara waktu menghentikan segala seluruh aktivitas TPM. “Kalau menurut saya iya (hentikan),” ujarnya.

Dia juga menjabarkan faktor dari kegagalan pembelajaran dengan sistem online atau daring yang digunakan selama pandemi ini adalah sistem kurikulum pembelajaran yang ditekankan dengan kurikulum dalam kondisi yang normal. “Yang penting anak dirumah gembira dulu,” tutupnya. (bpc2)

 

Tags: Kak Setopembelajaran tatap mukaseto mulyadi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kak Seto
Berita

Kak Seto Soroti Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur Melibatkan Anak Anggota DPRD Kota Pekanbaru

...

Read moreDetails
Data Sertifikat Vaksin Jokowi

Jokowi Wanti-wanti 3 Hal yang Berpotensi Meningkatnya Kasus Covid-19, Diantaranya Pembelajaran Tatap Muka

kasus baru klaster keluarga

Pemprov Riau Minta Satgas Covid-19 di Sekolah Dipastikan Berjalan

Pembelajaran Tatap Muka

Satgas Covid-19 Riau: Jangan Biarkan Siswa Makan Bersama di Sekolah

Kak Seto: Mendidik Anak Itu Perlu Orang se-Kampung

Kurikulum Ramah Anak

Kak Seto Sebut Sekolah Daring Masih Berlakukan Kurikulum ‘Robot’ Anak Cenderung Depresi

Next Post

Gempa Kuat 5,1 Magnitudo Guncang Halmahera Siang Ini

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.