• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

PR Besar Pendidikan di Riau, Inhil dan Meranti Belum Tuntas Dikdas 7 Tahun

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 Januari 2022
wajb belajar

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kamsol.

111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Kamsol mengatakan, sejauh ini masih ada tujuh kabuapaten/kota di Provinsi Riau yang wajar pendidikan dasar (Dikdas) sembilan tahun belum tuntas.

“Dengan arti kata, secara umum untuk wajib belajar sembilan tahun di Riau sudah tuntas. Namun kalau kita lihat per kabupaten/kota memang sudah banyak yang belum mencapai,” ujarnya kepada Bertuahpos.com.

Kamsol mengatakan, adapun kabupaten kota di Riau yang sudah berhasil menuntaskan Dikdas sembilan tahun antara lain; Kabupaten Kampar, Bengkalis, Siak, Dumai, Pekanbaru. “Daerah-daerah ini dalam artian sudah tuntas untuk pendidikan dasar sembilan tahun,” ujarnya.

Sedangkan, untuk daerah dengan pendidikan dasar delapan tahun yang sudah tuntas, diantaranya; Kabupaten Kuansing, Pelalawan, Rohil, dan Kabupaten Rokan Hilir dan Inhu. Sedangkan untuk pendidikan yang masih tujuh tahun, yakni; Inhil dan Kabupaten Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti.

Kamsol memgungkapkan, setidaknya da empat faktor utama yang menjadi penghambat tercapainya pendidikan dasar sembilan tahun. Yakni; soal geografis, sosial, ekonomi dan kesenjangan infrastruktur.

“Makanya kalau kita lihat di Inhil dan Meranti itu rendah, tidak lain karena memang terbentur dengan persoalan geografis wilayahnya, infrastruktur, termasuk masalah sosial dan ekonomi,” tuturnya.

Dia menambahkan, bahwa kondisi pendidikan di Riau untuk saat ini memang jadi PR besar bagi Pemprov dan Pemda, mengingat pendidikan adalah hak dasar setiap warga negara untuk tugas mencerdaskan kehidupan bangsa. (bpc2)

Tags: kadisdik riauKamsolpendidikan dasarsembilan tahunwajib belajar
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kadisdik Riau Tersangka Korupsi
Hukum Kriminal

Kadisdik Riau Tersangka Kasus Korupsi Perjalanan Fiktif, Fitra: Hukum Seberat-Beratnya

...

Read moreDetails

Soal Sampah Hingga Penerangan Lampu Jalan, Ini PR Muflihun di Pemko Pekanbaru

Kadisdik dan Sekwan

Job Kurniawan & Joni Irwan Disisip Jadi Plh Kadisdik & Sekwan DPRD Riau

jabatan pj

Syamsuar ke Muflihun dan Kamsol: Jabatan Pj Itu Bukan Sampingan

Muflihun dan Kamsol

Setelah Melewati ‘Dinamika Panjang’, Muflihun & Kamsol Dilantik Jadi Pj Pekanbaru & Kampar, Keduanya Banjir Karangan Bunga

transmisi lokal omicron, vaksinasi anak, PPDB Riau

Kadisdik Minta Pihak Sekolah Percepat Vaksinasi, Petugas Siap Turun ke Lokasi

Next Post

Buya Yahya: Gak Ada Arwah Bayi Masuk Boneka

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.