• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Potensi Ekonomi Syariah di Riau Belum Tergarap Maksimal, Riau Buka Kran Investor Secara Luas

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 April 2022
Investor ekonomi syariah, SE ekpor CPO

Gubernur Riau Syamsuar / FOTO: dok_Diskominfotik Riau.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pemprov Riau membuka keran investasi seluas-luasnya bagi para investor yang berminat untuk menggarap potensi ekonomi syariah. Sejauh ini, potensi tersebut belum tergarap secara maksimal.

Gubernur Riau Syamsuar mengatakan, saat ini Riau memiliki banyak bahan baku untuk pengolahan produk-produk syariah. Terutama bahan baku yang bersumber dari sektor perkebunan dan perikanan.

“Arab Saudi membutuhkan banyak bahan baku untuk negara mereka, yang mana bahan baku tersebut sangat banyak di Riau,” kata Syamsuar pada 19 April 2022.

Dicontohkan, salah satu komoditi yang sangat dibutuhkan oleh Saudi yakni ikan patin, santan kelapa hingga bahan baku kertas untuk cetak Al-Quran.

Syamsuar mengatakan, pada prinsipnya kebutuhan bahan baku itu berasal dari Riau. Namun, Arab Saudi membeli dari negara-negara yang mengolah bahan baku tersebut menjadi setengah jadi, seperti Singapura, Malaysia dan Vietnam.

“Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi. Mereka mengimpor santan kelapa itu dari Singapura. Nah, Singapura mengambil santan itu dari Indragiri Hilir,” katanya.

“Termasuk ikan patin, Saudi merupakan salah satu negara pengimpor ikan patin terbesar. Mereka datangkan dari Vietnam. Padahal di Kampar dan Kuansing bisa memproduksi sekitar 25-30 ton ikan patin per hari. Sama halnya dengan bahan baku kertas yang banyak didatangkan dari industri pulp and paper di Riau,” tuturnya.

Syamsuar menyebut, potensi untuk pengembangan ekonomi syariah di Riau sangat banyak. Namun hingga kini belum terkelola secara maksimal. Selain ikan patin dan santan kelapa, pinang dan gaharu juga banyak diincar oleh negara luar. Termasuk komoditas perkebunan lainnya, seperti sawit dan karet.

Dia mengatakan, membuka kran investasi secara lebar harus dilakukan agar potensi ini bisa dimanfaatkan secara baik. Keran investasi, kata dia, tidak hanya buka bagi investor dari luar negeri. Melainkan, kesempatan sama juga diberikan kepada investor lokal.

“Kami berharap kepedulian kita terhadap produk lokal dan potensi ekonomi yang ada di lokal harus ditingkatkan. Jika ingin ekonomi syariah ke depan menjadi andalan daerah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat,” sebutnya.

Menurut Syamsuar, kesadaran umat Islam di daerah menjadi salah satu kunci penting agar ekonomi syariah di daerah bisa terangkat dan tergarap maksimal.

“Saya sudah berkali-kali mencari investor untuk mengembangkan kawasan ekonomi syariah di Riau, tapi belum dapat. Saya selalu sampaikan potensi ini di setiap agenda penting,” kata Syamsuar.***

Tags: ekonomi syariahekonomi syariah riauinvestasi ekonomi syariahpotensi ekonomi syariah
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

BI Riau Bawa 9 UMKM ke ISEF 2026, Bidik Pasar Nasional
Ekonomi

BI Riau Bawa 9 UMKM ke ISEF 2026, Bidik Pasar Nasional

...

Read moreDetails
Pemerintah Perpanjang Masa Transisi Sertifikasi Halal hingga 2028

Pemerintah Perpanjang Masa Transisi Sertifikasi Halal hingga 2028

Ekonomi syariah

Ekonomi Syariah Indonesia Bidik Posisi 3 Besar Dunia

Pemprov Riau Terapkan WFA ASN untuk Urai Macet Mudik, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Jalan

BPJPH Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Riau lewat Kawasan Industri Halal

Pembiayaan UMKM Berbasis Syariah di Riau Tembus Rp3,58 Triliun

Pembiayaan UMKM Berbasis Syariah di Riau Tembus Rp3,58 Triliun

Perbankan Syariah Dituntut Tangguh Hadapi Guncangan Global

Perbankan Syariah Dituntut Tangguh Hadapi Guncangan Global

Next Post
Porprov Riau X 2022

Gubri Tekankan Percepatan Penyelesaian Fasilitas Olahraga Sebelum Porprov X 2022 Digelar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.