• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mengintip Pocadi, Pustaka Digital Gratis di Taman Kaca Mayang

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 September 2022
Pocadi Perpustakaan Digital di Pekanbaru

Perpustakaan Digital Purti Kaca Mayang/Ayu_Bertuahpos.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pojok Baca Digital [Pocadi] merupakan perpustakaan digital, yang berada di dalam area Ruang Terbuka Hijau [RTH] Putri Kaca Mayang, Jalan Jendral Sudirman Nomor 474, Jadirejo, Sukajadi, Kota Pekanbaru. 

Bangunan mini dengan ornamen Melayu ini dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah sebagai upaya memperkecil kesenjangan akses literasi antar wilayah di Indonesia. 

Diresmikan pada 5 Januari 2022 lalu, Pocadi menyediakan ribuan e-book yang diakses melalui aplikasi i-Pusnas. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan koleksi buku digital dengan mengunduh aplikasinya di Google Play Store.

Perpustalkaan Digital POCADI
Fasilitas yang tersedia di Pocadi RTH Kaca Mayang/Ayu_Bertuahpos.

Jika berkunjung ke pojok baca ini, pengunjung diperbolehkan menggunakan 3 unit komputer yang telh tersedia untuk mencari dan membaca berbagai koleksi buku di Pocadi.

“Sejauh ini, keberadaan Pocadi di RTH Kaca Mayang cukup menarik perhatian pengunjung,” kata Ilham, seorang petugas Pocadi saat berbincang dengan Bertuahpos. com, pada Rabu, 21 September 2022.

Dia mengungkapkan, perpustakaan digital ini buka mulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Pojok baca mini ini juga disulap senyaman mungkin untuk para pengunjung betah berlama-lama membaca buku. Seperti, ruangan yang bersih full AC dan sofa yang empuk.

Perpustakaan Digital POCADI
Koleksi buku fisik di Perpustakaan Digital RTH Kaca Mayang/Ayu_Bertuahpos.

“Jika yang datang pengunjung rombongan anak-anak, biasanya petugas perpustakaan akan menampilkan video edukasi pada layar LED yang tersedia,” jelas Ilham.

Bagi masyarakat yang ingin membaca buku di perpustakaan digital ini tidak sulit. Cukup dengan mengisi buku tamu yang telah disediakan di sebelah kanan pintu masuk. 

“Khusus mahasiswa, fasilitas komputer yang disediakan tidak hanya untuk membaca e-book namun juga diperbolehkan mengakses internet, dengan syarat menunjukkan kartu tanda mahasiswa (KTM),” sambungnya.

“Komputer yang tersedia sebenarnya memang khusus untuk membaca buku. Kalau mahasiswa untuk cari bahan atau materi boleh akses ke jaringan internet,” kata Ilham.

Perpustakaan Digital POCADI
Melihat koleksi buku digital di Perpustakaan Digital RTH Kaca Mayang/Ayu_Bertuahpos.

Perpustakaan digital ini, biasanya akan ramai dikunjungi oleh keluarga bersama anak-anak mereka pada saat siang menjelang sore hari, termasuk di waktu weekend. Sementara jika hari Minggu, yang berkunjung rata-rata komunitas.

“Jadi di bagian luar, ada kegiatan semacam sosialisasi literasi dan menggambar gratis yang diadakan komunitas literasi,” tambahnya.

Tak hanya buku digital, Pocadi  juga menyediakan buku cetak yang dipajang dalam rak lemari dengan berbagai genre, buku yang dipajang akan dirolling dengan buku yang tersedia di perpustakaan pusat, sehingga bacaan akan terus beragam.

Pojok Baca Digital
Layar LED yang biasa dipakai untuk memutar video kepada pengunjung anak-anak di Perpustakaan Digital RTH Kaca Mayang/Ayu_Bertuahpos.

Menariknya, dalam pembangunan Pocadi ini menggunakan bahan baku material bangunan FABA (Fly ash dan bottom ash) yaitu limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran batu bara yang kini dimanfaatkan untuk kegiatan infrastruktur, reklamasi dan pertanian. 

Ilham mengatakan kendala yang dihadapi saat ini yaitu ruangan yang kecil, sedangkan pengunjung yang membaca buku fisik hanya boleh berada di dalam dan di teras samping bangunan, karen buku-buku fisik yang tersedia tidak dapat dipinjam untuk dibawa pulang.***

Tags: PerpustakaanPerpustakaan Digital di PekanbaruPOCADIRTH Putri Kaca Mayang
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pemprov Riau Gelar Festival Literasi 2026 di Pustaka Wilayah, Catat Tanggalnya
Edukasi

Pemprov Riau Gelar Festival Literasi 2026 di Pustaka Wilayah, Catat Tanggalnya

...

Read moreDetails
Literasi Pustaka nasional

Perpusnas RI dan Komunitas Literasi SCW Gelar Lomba Menulis Esai

Tingkat Kunjungan Turun Drastis, Puswil Soeman HS Maskimalkan Literasi Digital

bangun perpustakaan di riau

Pusat Kucurkan Rp12 Miliar untuk Bangun Perpustakaan di Riau

Perpustakaan

Jaga Aset Penelitian dengan Digital

Masa New Normal, Perpustakaan Siak Tetap Layani Peminjaman Buku

Next Post
Tim dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat

Tim Dosen UIR Berikan Sosialisasi Pentingnya Merek Bagi Pelaku UMKM

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.