• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Laporan Masyarakat, 4 Bulan Baru Dapatkan Vaksin Dosis Kedua

Romi J. by Romi J.
10 September 2021
pelaksanaan vaksinasi, dosis vaksin, vaksin booster dipercepat, ketersediaan vaksin booster

Pelaksanaan vaksinasi di GOR Gelanggang Remaja di Pekanbaru. (Melba/Bertuahpos)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Wakil Ketua DPRD Riau, Agung Nugroho mengatakan banyak laporan dari masyarakat terkait lamannya mendapatkan vaksin dosis kedua.

Bahkan, kata Agung, ada yang baru mendapatkan vaksin dosis kedua setelah 3 dan 4 bulan setelah dosis pertama. Padahal, efektifnya 28 hari setelah dosis pertama.

“Banyak laporan dari masyarakat, yang sudah divaksin tahap pertama, vaksin tahap kedua bahkan lebih dari 3 bulan, bahkan 4 bulan.
Padahal aturan 28 hari efektifnya,” kata Agung, Jumat 10 September 2021.

Karena itu, Agung mempertanyakan kinerja Dinas Kesehatan (Diskes) Riau tentang cara pembagian vaksin. Dia juga meminta cara pembagian vaksin ini dievaluasi.

“Tentu kami minta evaluasi bagaimana cara pembagian vaksin,” tambah dia.

Sementara, Kadiskes Riau, Mimi Yuliana Nazir mengakui jarak dosis pertama dan dosis kedua memang sebaiknya 28 hari. Jika melebih dari itu, kata dia, efektifitasnya akan menurun.

“Memang jaraknya antara penyuntikan dosis pertama dan kedua sebaiknya 28 hari. Tapi kalau itu melebihi, efektifitasnya rendah, turun. Jadi efektif dalam tubuhnya rendah,” kata dia. (bpc4)

Tags: dosis keduamasyarakatvaksin
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka
Kesehatan

Menkes Ungkap Efek Samping Vaksin AstraZeneca — Pemicu Penyakit Langka

...

Read moreDetails

Kedaruratan Covid-19 Belum Berakhir, Ahli Epidemilogi Himbau Masyarakat Untuk Lengkapi Vaksin Dan Trus Lakukan Prokes

Dinkes Pekanbaru: Vaksin Meningitis tidak Tersedia di Puskesmas 

Panik, Tiket Masih Tinggi Vaksin Meningitis pun Langka

vaksin pmk riau

Antisipasi Penyebaran PMK, Riau Akan Terima 4.200 Dosis Vaksin

vaksinasi PMK

Vaksinasi PMK Sudah Dimulai di Indonesia

Next Post

Persiapan Pilwako 2024, PKS: Meski Belum Kampanye, Kader Sudah Bergerak!

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.