• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kisah Penyintas Covid-19: Dijauhi Bapak-Bapak Komplek, Padahal Sudah Sembuh

Romi J. by Romi J.
22 Oktober 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Rohmin, salah satu penyintas Covid-19 mempunyai pengalaman unik saat dirinya tertular Covid-19 pada awal November 2021 lalu.

Menurit Rohmin yang merupakan security di salah satu kantor pemerintahan Pemprov Riau ini, dirinya dinyatakan positif Covid-19 sekitar November. Pihak Satgas menyarankan dirinya isolasi mandiri di rumah, karena gejalanya termasuk ringan, seperti kehilangan indra pengecap.

Jadilah Rohmin isolasi mandiri selama beberapa minggu. Kemudian, setelah gejalanya hilang, dirinya sudah diperbolehkan keluar rumah.

Namun, kabar Rohmin positif Covid-19 rupanya menjadi perhatian warga kompleks rumahnya. Dan disitulah Rohmin merasa dirinya mulai dijauhi, padahal sudah dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19.

Saat shalat di masjid, kata Rohmin, warga yang biasanya bercerita dengan dirinya ternyata menjaga jarak.

“Saat dinyatakan negatif, aku shalat di masjid. Eh, ternyata bapak-bapak komplek menjauh. Jarak shaf agak jauh, terus segera ditinggal setelah shalat,” cerita Rohmin kepada bertuahpos.com, Kamis 21 Oktober 2021 kemarin.

“Padahal aku sudah sembuh ya, tapi ternyata masih dijauhi. Agak kesal dan sedih juga saat itu,” tambah dia.

Meski demikian, Rohmin menyadari bahwa warga takut tertular Covid-19 dari dirinya. Karena itu, dia kemudian memaklumi ketakutan mereka.

“Bagus juga sebenarnya, mereka menjaga jarak karena takut tertular juga. Namun sebagai manusia, tentu sedih ya, jika dijauhi kawan-kawan komplek yang biasanya selalu bercerita,” ujar dia.

Rohmin sendiri merasa beruntung, karena gejala yang dideritanya tidak berat hingga sampai harus dirawat. Dia juga mengaku tidak tahu dimana dirinya terpapar Covid-19.

“Tidak tahu, tiba-tiba sudah hilang rasa. Kemudian tes usap, hasilnya positif. Ya sudah, isolasi mandiri,” tambahnya lagi.

Rohmin kemudian berpesan bahwa protokol kesehatan (prokes) memang harus selalu diterapkan. Menurut dia, bahkan jika sudah berhati-hatipun, masih bisa tertular.

“Pesan saya satu saja, masyarakat harus taat prokes. Masker, dan jaga jarak. Jangan tertular seperti saya, rasanya gak enak dijauhi,” pungkas dia.

Salah satu penyintas Covid-19 lain, Junaidi juga menceritakan kisahnya. Junaidi mengatakan dirinya juga sempat positif pada September 2021 lalu, dan juga menjalani isolasi mandiri.

“Berdua, sama isteri juga,” cerita warg Jalan Asy-Syakirin, Pekanbaru ini.

Salah satu hal yang membuatnya kurang nyaman, adalah karena tak bisa bekerja seperti biasa. Junaidi mengaku bosan jika harus bekerja secara online.

“Misal saat rapat dengan tim, harus online. Begitu juga dengan pekerjaan lain harus online. Tidak enak, dan membosankan,” kata dia.

Karena itu, setelah sembuh, kini Junaidi selalu memakai masker. Terutama, saat dalam ruangan atau ada banyak orang.

“Pokoknya harus taat prokes. Jangan sampai kena lagi,” tegas dia. (bpc4)

Tags: bapak-bapakCovid-19penyintas covid-19
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat
Internasional

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

...

Read moreDetails
vaksin corona, dokter di rusia positif corona

1 Januari 2024, Vaksinasi Covid-19 Wajib Bayar

kasus covid-19 naik lagi

Heboh Kasus Covid-19 Naik Lagi Bikin Warga di Pekanbaru Skeptis, Dokter Paru: tak ada yang Perlu Dikhawatirkan

kasus covid-19 riau meningkat

Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Riau, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

varian baru deltacron, subvarian omicron

Di Inggris Sudah Menyebar Luas, Berikut Ini Gejala Baru Covid-19 Eris

Varian Baru Covid-19 Arcturus

Soal Penyebaran Varian Baru Covid-19 Arcturus, Kadiskes Riau: Kita Belum Dapat Arahan Kemenkes RI

Next Post

Kisah Inspirasi AT Mahmud Ciptakan Lagu Anak

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.