Kasus Kekerasan Anak Tinggi, Kemiskinan Jadi Sebab Utama

Jumat, 08 Oktober 2021 06:55
Kasus Kekerasan Anak Tinggi, Kemiskinan Jadi Sebab Utama
SSUCv3H4sIAAAAAAAACoxVyW7bMBC9F+g/GDxXAFdJzD8U6KE9FTlQJG0TlkRBpNIaQf691EKJsuOkN2vmzZvhm8WvX78cDqASzkjwdHgdv8K3qevB+V54Y9tght8We69bpfvUopXxtjeiTo2V8PLcikYHYzvU9Wh+m5zAeeEHp12SzJ0H73XvvJWXYCaRRShb6Tur6rVonDcT+WbVnXXGd2frrUsdUrQTxeQJDrSy16K5psjOtoqlBvcwtrFuS7VaESb9MSWozGkXv6Uyf70YDYkwUnh9CkrupIl9+T1/H6JjeZoPLvBD267WYOGeKx+q0fNT69aBaJ/zPCD5bpzUdS1abQf3HtcesHLOP55XUU+6laOqawogQ7+8edGN6C/ap2+ZJMMr1/P84y3RpNe1FvOwLFGAQymRyGWGFBEZxVpkZSlZJrRi6AgrimE5Uc41gcufMFpNqunVDu0prQPkBWZzUPKULkzkNPwJDkJIN3FAzkpIYlxSthiUsUnGFytFPU1lAup6I81UyOtisf487VYMk6FQ349qgpgU1NZ2ogrtfjocA6eO9rNwLsBVtKeDFTbZNkme1vpJ0oUVqDB54yciGJU5IZARmEPKGQbpzp5N4JnKiQUOXW2F0mrX75ttRqwgHELO2KbbbrFnACIkAex2fAXkCeBm3SOG0g1zt70Rk/DEIxB9LK5ocg9WX8J9fxoWUB5v4N2ViAC8AeLBmH1B/CT77e2YMZSgIqlwOSOLLy/QskLrBRuqxoRu/EeHSp5W9k6HOCzYo9I54uiz5nCM8Ycd5rikn72f0xI96lAYMfhIG75/3dZ1ihinBN+fnim5UR/8T4FfoWEIFxgStO7nTjhAIBm14Zs/6gYaXbfXCyuDcgjiHPMVom7kAwTxghJWwA2SqgdQTiFlKK7rO+IBQsYBK+FGEbUDCPEyHMByi47SgVAdynESFIUDmORCorLMwjWWGVVShyusaYYYLXSBKnhU82Fc1DTjBIIjZ3kZ7ksmUIEzeiQo45UsMgqrojrmWGGGQtTbPwAAAP//AwAMeMyplAgAAA==

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dosen Kriminologi UIR, Fakhri Usmati menyebutkan bahwa kemiskinan menjadi sebab utama kekerasan terhadap anak.

Menurut dia, saat orang tua tertekan dalam mencari nafkah, maka mereka akan butuh pelampiasan. Dan kebanyakan, pelampiasan itu tertujukan kepada anak.

“Ketika orang tua tertekan dalam mencari nafkah, maka pelampiasannya ditujukan kepada anak,” terang Fakhri kepada bertuahpos.com.

Mengapa anak, lanjut dia, karena anak dianggap lebih lemah dari orangtuanya.

Baca: Menunggu Sekdaprov Riau, dan Wanti-Wanti Fraksi PAN

“Karena itu, anak-anaklah yang menjadi korban pelampiasan tekanan ekonomi itu,” tambah dia.

Cara pencegahannya, lanjut Fakhri, negara harus hadir untuk menghapus kemiskinan di tengah masyarakat. Selama kemiskinan ini masih ada, maka tekanan pekerjaan berakibat kekerasan kepada anak akan terus terjadi.

“Disitulah peranan negara, untuk menciptakan kesejahteraan kepada warganya. Kalau tidak, maka kekerasan kepada anak akan terus terjadi,” pungkasnya. (bpc4)

Berita Terkini

Kamis, 28 Oktober 2021 20:19

Video: Suasana di Kantor Kejari Kuansing Sempat Memanas, PH Desak Indra Agus Lukman Dibebaskan

Indra Agus Lukman, Kejari, Kuansing

Kamis, 28 Oktober 2021 19:29

Barca Tunjuk Sergi Barjuan Sebagai Pelatih Sementara

Barcelona

Kamis, 28 Oktober 2021 19:25

DBH Untuk Riau Turun Rp300 Miliar

DBH

Kamis, 28 Oktober 2021 16:05

Ini Kata dr Tirta Soal Gelombang Ketiga Covid-19

dr Tirta, Covid-19

Kamis, 28 Oktober 2021 15:22

Video: Night Ride – Pekanbaru Downtown

Motovlog

Kamis, 28 Oktober 2021 15:02

Kim Jong-un Perintahkan Warganya Kurangi Makan Hingga 2025

Kim Jong-un, Korut

Kamis, 28 Oktober 2021 15:02

Anies Baswedan: Orang Baik Masuk Politik Dipermasalahkan

Anies Baswedan