• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jerman Dibayangi Pengangguran Massal, Jika Stop Pasokan Energi dari Rusia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Maret 2022
Jerman stop energi dari Rusia

Ilustrasi energi

110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Jerman jalin kerjasama dengan Qatar terkait energi. Kerjasama ini sebagai bentuk nyata untuk melepaskan diri dari ketergantungan gas dan minyak dari Rusia.

Namun, penduduk Jerman mencibir pemerintah. Kesepakatan dengan Qatar tak sertamerta membuat mereka lepas dari ketergantungan dengan Rusia.

Jerman menolak embargo energi ke Rusia. Meski mayoritas hasil poling penduduk rela berkorban—mereka menerima harga minyak dan gas naik—asal itu bisa membuat Rusia berhenti menginvasi Ukraina.

Pemerintah Jerman takut, embargo energi dari Rusia akan membuat kondisi ekonomi mereka memburuk. Bukan cuma harga naik, tapi kebutuhan tidak akan terpenuhi.

Atas pertimbangan ini, Jerman dihantui oleh bayang-bayang pengangguran, jika embargo dilakukan.

Sejauh ini, USD285 juta atas setara dengan Rp4,08 triliun mengalir ke Rusia atas kebutuhan energi Jerman.

“Itu baru untuk membeli minyak saja,” kata Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck, dikutip dari Agence France Presse.

Jerman akan menghadapi musim dingin, dan mereka membutuhkan lebih banyak gas. Pemerintah masih tidak ingin Rusia menghentikan pengiriman.

Sebab jika itu terjadi, “…maka kami tak cukup banyak gas untuk menghangatkan rumah, dan industri bisa berhenti,” sambungnya. (bpc2)

Tags: embargoenergiJermanqatarRusia
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Proyek Mangkrak PLTU Koto Ringin di Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Hijau
Lingkungan

Proyek Mangkrak PLTU Koto Ringin di Siak Diusulkan Jadi Pembangkit Hijau

...

Read moreDetails
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ancaman Serius bagi Daya Beli Kelas Menengah

Antrean SPBU di Sumatera Dipicu Lonjakan Konsumsi BBM Subsidi, Apa Solusi Pemerintah?

Harga Minyak Dunia Meroket Setelah AS-Iran Memanas Lagi soal Selat Hormuz

Harga Minyak Dunia Meroket Setelah AS-Iran Memanas Lagi soal Selat Hormuz

Info Tarif Listrik PLN, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Stabilitas Usaha

Info Tarif Listrik PLN, Pemerintah Jaga Daya Beli dan Stabilitas Usaha

Realisasi Lifting Migas di Angka 99% Meski Bukan Jadi Ukuran Kinerja

Arab Saudi Kaji Pipa Minyak ke Laut Merah Lepas dari Selat Hormuz

Ini Dukungan Pemprov Riau soal Target 622 Sumur Migas Baru

Ini Dukungan Pemprov Riau soal Target 622 Sumur Migas Baru

Next Post
surat cinta sri mulyani, RAPBN 2023

Menkeu Sri Mulyani Direncanakan ke Riau, Sekdaprov Sebut Ada Peluang Bahas Soal DBH Sawit

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.