• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, November 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

HARGA PUPUK NAIK: Petani Sawit di Riau Keluhkan Pendapatan Tak Berimbang

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 September 2022
ketimpangan ekonomi petani sawit, ekonomi riau triwulan II tahun 2022

Ilustrasi/FOTO: Istimewa.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kenaikan harga bahan pokok, ditambah naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menyebabkan ketimpangan ekonomi cukup dalam yang dialami oleh petani kelapa sawit di Provinsi Riau.

“Kondisi petani sawit masih sangat kasihan sekali, apalagi mereka yang belum bermitra dengan perusahaan. Posisi harga TBS masih di Rp1.700an, Rp2.000an itu untuk mereka yang bekerjasama dengan PKS. Sementara potongannya gede lho, 7%. Kalau di PKS potongannya 1,5-2%,” kata Ketua DPW Samade Riau Karmila Sari di Pekanbaru, Senin, 5 September 2022.

Kata dia, dengan harga TBS saat ini, pendapatan petani kelapa sawit masih sangat jauh dari kata imbang, jika disesuaikan dengan harga bahan pokok dan BBM yang terus menanjak naik. Sementara pendapatan dominan mereka dari sawit menjadi semakin tak seimbang.

“Sementara kalau kita selaraskan dengan program pemerintah dengan adanya penanganan stunting, peningkatan kesejahteraan, target hingga IPM yang sudah disusun menjadi tidak selaras lagi,” tuturnya.

Karmila menyebut, terkait layangan surat yang dikirim oleh Pemprov Riau ke pemerintah pusat untuk penurunan harga pupuk, diharapkan segera direspon oleh pemerintah pusat. 

Sehingga di saat harga TBS kelapa sawit pelan-pelan mengalami kenaikan, lalu diikuti dengan turunnya harga pupuk, maka akan ditemukan penyesuaian antara pendapatan dan pengeluaran petani. 

“Tolong segera direspon supaya ada penurunan,” tambahnya.

Untuk saat ini, Karmila menambahkan, pihaknya tidak menaruh harapan besar kembalinya pupuk bersubsidi. “Memang kontrolnya agak repot ya, sama seperti BBM yang mau nggak mau nantinya juga akan naik. Alasan pemerintah tidak selalu subsidi diberikan,” tambahnya. “Makanya kita tak terlalu fokus berharap ada subsidi pupuk untuk petani sawit. Mainnya di lapangan lain lagi.”

Misal, pihak distributor akan lebih mengutamakan petani sawit yang berkelompok, sedangkan di lapangan tidak semua petani sawit itu tergabung dalam kelembagaan. “Ya, kita tahu sendiri ‘bagaimana butanya’ petani kita untuk berkelompok.”

Untuk menutupi kekurangan seperti ini perlu kiranya dilakukan penyesuaian harga pupuk dan menaikan harga TBS kelapa sawit secara bertahap.***

Tags: harga bbm naikHarga Pupuk NaikKetimpangan EkonomiPendapatan Petani SawitPetani Sawit Riausembako naik
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Supir truk kenaikan BBM
Berita

Curhat Supir Truk Soal Harga BBM Naik: Asli, Tekor Kami!

...

Read moreDetails
perbaikan sektor pertanian, pasokan BBM ke Petani

Pasokan BBM Tersendat, Harga Pangan di Riau Bakal Naik

harga nasi ampera

HARGA BBM NAIK: Beberapa Rumah Makan Ampera di Pekanbaru Upayakan Pertahankan Harga

harga cabai di pekanbaru, sembako naik

HARGA BBM NAIK: Gubri Minta Satgas Pangan Lebih Masif Pantau Kenaikan Harga Sembako

Menaikkan harga BBM

Ketua DPD PKS Kuansing Tolak Kenaikan Harga BBM: Sangat tidak Pro Rakyat

komoditi inflasi Riau, dampak kenaikan BBM

Gubri Pastikan Anggaran untuk Menekan Dampak Kenaikan BBM Tak Ganggu Kondisi Keuangan Daerah

Next Post
harga bbm eceran

HARGA BBM NAIK: Pertalite Eceran di Pekanbaru Naik jadi Rp12.000 Per Liter

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.