• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Fakta Mengerikan Letusan Gunung Krakatau 1883: Langit Gelap, Suhu Bumi Turun

Romi J. by Romi J.
27 Agustus 2021
178
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Selain menyebabkan korban jiwa hingga 36 ribu jiwa di Indonesia, letusan Gunung Krakatau pada 27 Agustus 1883 juga berdampak di seluruh dunia.

Dari berbagai literasi, Gunung Krakatau meletus pada Senin, 27 Agustus 1883, pukul 10.02 pagi. Ada empat kali ledakan yang terjadi.

Akibat ledakan ini, masyarakat di sekitarnya Krakatau menjadi tuli. Saking besarnya bunyi ledakan Krakatau, gelegarnya bahkan terdengar hingga Perth, Australia, yang berjarak 4.500 kilometer.

Kekuatan ledakan ini setara dengan 200 megaton TNT, atau 10.000 kali lebih kuat dari bom atom yang dijatuhkan Amerika Serikat di Hishorima, Jepang.

Ledakan ini memuntahkan 45 kilometer kubik material vulkanik ke atmosfer bumi. Radius 445 kilometer dari Krakatau, langit menjadi gelap.

Material letusan dan awan panas membuat korban berjatuhan, mulai dari Jawa, hingga Sumatera bagian barat. Tak sampai disitu, melesaknya Krakatau dan naiknya dasar laut membuat gelombang tsunami setinggi 36,5 meter.

Wilayah pesisir Jawa dan Sumatera habis disapu gelombang tsunami. Kapal uap Beruow terseret hingga satu kilometer ke daratan Sumatera. 28 awaknya tewas.

Kapal uap Luodon, yang dinahkodai Lindeman berhasil memutar arah haluan dan berhasil selamat. Korban tewas akibat letusan dan tsunami berjumlah 36 ribu orang.

13 hari pasca ledakan, lapisan sulfur dioksida dan gas lainnya dari letusan Krakatau mulai membatasi sinar matahari yang sampai ke bumi. Langit di seluruh dunia gelap selama bertahun-tahun. Suhu bumi menurun 1,2 derajat hingga lima tahun. Cuaca menjadi kacau, dan curah hujan di berbagai belahan dunia menjadi tak menentu. (bpc4)

Tags: Faktagunung krakatauKrakatau
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Letusan Gunung Dahsyat di Indonesia, Krakatau

...

Read moreDetails

Catatan Sejarah 27 Agustus: Meletusnya Gunung Krakatau

BMKG: Badan Krakatau Runtuh Dalam Letusan Berantai

Catatan Sejarah 26 Agustus: Gunung Krakatau Mulai Semburkan Awan Gas

Bencana

Bencana Mengerikan Akibat Letusan Gunung Krakatau, Suhu Global Kacau

Gunung Krakatau

Catatan 27 Agustus: Gunung Krakatau Meletus

Next Post
Penghapusan denda pajak kendaraan

Bapenda Riau Catat Sudah Rp5,7 Miliar Denda Pajak KB yang Dihapuskan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.