• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ekonom Senior Unri: Pertamina dan Pemerintah Harus Ubah Harga BBM Penugasan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Agustus 2022
harga bbm penugasan

Industri/FOTO: Pixabay.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Ekonom Senior Universitas Riau (Unri) Dahlan Tampubolon, menilai PT Pertamina dan pemerintah harus mengubah harga BBM penugasan. Hal ini perlu dilakukan untuk mengatasi persoalan keterbatasan stok kebutuhan BBM di Tanah Air.

Pertamina sebagai sebuah korporasi tentu memperhitungkan biaya operasional dan biaya pembelian bahan bakar untuk kebutuhan domestik.  Kuota BBM subsidi ditentukan oleh besaran yang disediakan dalam APBN dan harga BBM internasional.  

Sampai dengan akhir Juli, sudah terpakai sekitar 73,04% BBM subsidi (pertalite), atau sekitar 16,8 juta kilo liter setara dengan 2,4 juta kilo liter per bulan.  Hingga akhir tahun 2022 masih ada waktu 5 bulan lagi sedangkan sisa kuota BBM subsidi tinggal 6,2 juta kilo liter.

“Artinya dalam waktu 5 bulan kebutuhan sekitar 12 juta kilo liter berarti ada kesenjangan sekitar 5,8 juta kilo liter yang harus dipenuhi Pertamina untuk kebutuhan pertalite domestik,” kata Dahlan kepada Bertuahpos.com, Rabu, 17 Agustus 2022.

“Kalau Pertamina mengajukan penambahan subsidi BBM, berarti harus menariknya dari APBN 2022 dan subsidi akan melewati batas 600 triliun rupiah. Kalau Pertamina tidak menambah subsidi, antrian yang panjang di SPBU akan semakin parah dan jika kuota BBM subsidi telah habis, maka kendaraan harus memakai BBM non subsidi yang harganya bisa mencapai tiga kali harga BBM subsidi (Dexlite dibandingkan biosolar),” tuturnya.

Dahlan menyebut, berdasarkan data-data data-data tersebut, Pertamina sangat bergantung kepada keputusan Kementerian Keuangan, apakah akan merubah porsi APBN untuk subsidi atau tidak.

Konsekuensi menambah APBN adalah memperbesar defisit anggaran, sementara saat ini walaupun masih memenuhi syarat Undang-Undang Keuangan Negara, angka defisit yang ditetatpkan 3% dari APBN tersebut sudah sangat besar. 

“Sedangkan cicilan pokok utang dan beban bunga yang harus dibayar melalui APBN sangat besar, yaitu mencapai 17,8% dari total belanja APBN,” ujarnya.

Dia menambahkan, Pertamina saat ini bukan kapasitasnya untuk langsung menjawab permintaan daerah untuk menambah atau tidak kuota BBM subsidi di Riau.  Pemerintah daerah juga harus memahami posisi Pertamina sebagai korporasi yang diberi penugasan oleh pemerintah untuk mendistribusikan BBM subsidi.  

Utang pemerintah ke Pertamina dalam bentuk kompensasi 293,5 triliun rupiah dan sudah dibayarkan sebesar 104,8 triliun rupiah.  Sementara itu kinerja keuangan Pertamina selalu disoroti masyarakat, karena terus merugi.  

“Salah satunya karena harus menutupi selisih harga pembelian dan harga penjualan bahan bakar penugasan. Oleh karenanya, solusinya menurut say, Pertamina dan pemerintah harus duduk bersama untuk mengubah harga BBM penugasan,” tuturnya.***

Tags: bbm dalam negeriekonomharga bbmharga penugasanpemerintah pusatPertaminastok BBM
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?
Ekonomi

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

...

Read moreDetails
Merawat Hafalan, Menggantung Harapan, Perjuangan Putra Minas Taklukkan Industri Migas

Merawat Hafalan, Menggantung Harapan, Perjuangan Putra Minas Taklukkan Industri Migas

Pertamina Mengerahkan Sejumlah Upaya Percepat Pemulihan Layanan BBM di Bali

Pertamina Patra Niaga Percepat Pemulihan Layanan BBM di Bali, Termasuk Penguatan Pasokan hingga 57,9 Juta Liter

_Pengeboran eksplorasi Migas Non-Konvensional (MNK) di sumur Gulamo DET-1 di Wilayah Kerja Rokan, Riau menggunakan rig berkapasitas 1500 Horsepower (HP)

MNK Rokan: Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia Oleh Pertamina

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ancaman Serius bagi Daya Beli Kelas Menengah

Asosiasi Yakin Harga BBM Nonsubsidi Bisa Diturunkan, Apa Respon Pertamina?

Next Post

Memeriahkan HUT RI ke- 77, PK KNPI Adakan Pertandingan Domino Malam 17 Agustus

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.