• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 29 Juni: Pembangunan Monumen Yogya Kembali

Romi J. by Romi J.
29 Juni 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Monumen Yogya Kembali dibangun pada 29 Juni 1985 untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia.

Nama Monumen Yogya Kembali dipilih sebagai pengingat kepergian Belanda dari Yogyakarta pada 29 Juni 1949.

Monumen yogya ini terletak di bagian utara Kota Yogyakarta. Lokasi monumen yogya ini dianggap titik imajiner yang menghubungkan Kraton Jogja, Tugu Yogyakarta, Gunung Merapi, dan Pantai Parang Tritis.

Berbalik pada sejarahnya, Yogyakarta diserang dan dikuasai Belanda sejak 19 Desember 1948, dengan apa yang disebut sebagai Operasi Militer II.

Namun, rakyat dan TNI tetap berjuang, sehingga membuktikan kepada dunia bahwa Republik Indonesia masih ada.

Dunia internasional dan Kekuatan inti pemenang Perang Dunia II, Amerika Serikat mendesak Indonesia dan Belanda menyelesaikan konflik melalui meja perundingan.

Kemudian, tercipta perundingan tiga pihak, yakni Indonesia, Belanda, dan Bijeenkomst voor Federaal Overleg (BFO) atau Majelis Konsultatif Federal.

Perundingan ini juga diawasi tim dari PBB yang diketuai Thomas Kingston Critchley.

Perundingan ini menghasilkan kesepakatan akan diadakan Konferensi Meja Bundar di Deen Hag, Belanda. Kemudian, Yogyakarta harus dikembalikan ke Indonesia pada 24 Juni 1949.

Dikutip dari wikipedia, tentara Belanda dengan berat hati kemudian mulai meninggalkan Yogyakarta pada 24 Juni 1949.

Pasukan Belanda mundur ke arah utara Yogyakarta menuju Magelang.

Semangat dan moral tentara Belanda hancur. Mereka dipaksa meninggalkan Yogyakarta tanpa bertempur.

Pada 29 Juni 1949, sisa terakhir tentara Belanda meninggalkan Yogyakarta. Dari arah selatan, TNI kembali masuk Yogyakarta yang dikenal sebagai ‘Yogya Kembali’. (bpc4)

Tags: BelandayogyaYogya Kembali
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Lifestyle

Diadili di Belanda karena Melawan Penjajah, Kini Namanya Diabadikan di Kampusnya

...

Read moreDetails

Delano Diego Heijden, Pemain Feyenoord yang Bakal Dinaturalisasi

Kutang

Asal Usul Nama Kutang di Indonesia

batubara indonesia, batubara eropa

Kehilangan Gas Rusia, Negara di Eropa Mau Tak Mau Lirik Batubara

Catatan Sejarah 17 Januari: Penandatanganan Perjanjian Renville

Catatan Sejarah 8 Januari: Di Pengasingan Belanda, Pangeran Diponegoro Meninggal Dunia

Next Post
TC

PSSI: Banyak Agenda Timnas Membutuhkan Tae-yong

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.