• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Catatan Sejarah 20 Juni: Wafatnya Syekh Burhanuddin Ulakan

Romi J. by Romi J.
20 Juni 2021
180
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Sampai saat ini, makam Syekh Burhanuddin yang terletak di Ulakan, Pariaman, masih diziarahi oleh masyarakat, khususnya jemaah Tarekat Shatariyah.

Siapakah Syekh Burhanuddin Ulakan?

Syekh Burhanuddin adalah seorang ulama berpengaruh yang menyebarkan Islam di Kerajaan Pagaruyung dan sekitarnya. Tak hanya menyebarkan agama Islam, dia juga berjuang melawan penjajahan VOC Belanda.

Syekh Burhanuddin lahir dengan nama Pono di Ulakan, Pariaman, Sumatera Barat pada 1646. Awalnya, Pono tidaklah beragama Islam, melainkan memeluk agama Budha.

Pono kemudian berkenalan dengan pedagang Gujarat yang juga menyebarkan agama Islam di daerah Pekan Tuo. Atas bimbingan pedagang Gujarat tersebut, Pono kemudian masuk Islam bersama ayahnya.

Ketika dewasa, Pono kemudian merantau ke Aceh dan berguru ke ulama berpengaruh Aceh, Syekh Abdur Rauf as-Singkili. Keduanya juga berguru ke Syekh Ahmad al-Qusyasyi dari Madinah.

Tidak disebutkan kapan Pono berubah nama menjadi Sykeh Burhanuddin, namun Syekh Ahmad memang menugaskan keduanya untuk menyebarkan Islam di daerah masing-masing.

Tahun 1680, Syekh Burhanuddin kembali ke Ulakan dan mendirikan surau dan pesantren untuk syiar agamanya. Surau ini mendapatkan sambutan dari masyarakat, dan banyak juga yang datang dari luar daerah.

Syekh Burhanuddin hanya sebentar saja memimpin pesantrennya. Tanggal 20 Juni 1704, Syekh Burhanuddin wafat.

Hingga saat ini, makam Syekh Burhanuddin masih ramai dikunjungi peziarah. Ziarah ini dinamakan Besapa atau bersafar serempak, karena karena dilakukan pada 10 Shafar, dari berbagai sumber. (bpc4)

Tags: burhanuddin ulakanSyekh Burhanuddinsyekh burhanuddin ulakan
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Zero

Catatan Sejarah 20 Juni: Wafatnya Syekh Burhanuddin Ulakan

...

Read moreDetails
Next Post

Satgas: Semua Pinjaman Online Lewat SMS Ilegal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.