• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Buntut Penyitaan Jam Tangan Diduga ‘Kelompok Pelangi’, Pemerintah Malaysia Digugat Swatch Group

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Juli 2023
swatch group gugat malaysia

Produsen jam tangan asal Swiss, Swatch Group, secara resmi telah melayangkan gugatan terhadap pemerintahan Malaysia.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Produsen jam tangan asal Swiss, Swatch Group, secara resmi telah melayangkan gugatan terhadap pemerintahan Malaysia.

Gugatan ini dilakukan setelah pemerintah Malaysia melakukan penyitaan terhadap ratusan jam tangan berwarna pelangi yang diduga mengusung hak-hak kelompok transgender (LGBTQ).

Menurut Swatch Group, apa yang dilakukan pemerintah Malaysia dianggap telah mencederai dan merusak reputasi perusahaan.

Adapun gugatan diajukan pada 24 JUNIOR 2023 di Pengadilan Kuala Lumpur sebagaimana dilaporkan oleh Malay Mail.

Menurut Swatch, aparat secara ilegal, kemudian melakukan penyitaan atas 172 jam tangan dari 16 gerainya di negara itu.

“Jam tangan yang disita tersebut dengan cara apa pun tidak akan menyebabkan gangguan terhadap ketertiban umum atau moralitas atau pelanggaran hukum apa pun,” kata Swatch dalam surat gugatannya.

Homoseksualitas, bagi pemerintah Malaysia merupakan tindakan kejahatan pidana, karena negara ini berpenduduk mayoritas Muslim. Sejumlah kelompok HAM menyebutkan terjadi peningkatan intoleransi terhadap lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer di negara itu.

Kementerian Dalam Negeri Malaysia, pada Mei lalu, pihak berwenang telah menyita jam tangan dari koleksi Swatch’s Pride karena terdapat huruf LGBTQ pada barang tersebut.

Pemberitahuan alasan penyitaan yang disampaikan kepada Swatch menyebutkan bahwa jam tangan tersebut memiliki unsur-unsur atau mempromosikan hak-hak LGBTQ dan berpotensi melanggar hukum Malaysia.

Menurut versi Swatch, sebagian besar jam tangan yang disita, yang memiliki harga eceran total 64.795 ringgit (sekitar Rp200 juta), sama sekali tidak mengandung huruf LGBTQ.

Swatch menuntut ganti rugi dan pengembalian jam tangan yang disita, dengan dalih kemampuannya untuk melakukan bisnis di negara itu telah, sangat terancam.

Swatch Group yang dihubungi kantor berita Reuters pada hari Senin menyatakan tidak mengomentari kasus hukum yang sedang berlangsung.

Aparat pemerintah Malaysia sebelumnya telah memenjarakan atau menghukum cambuk orang karena alasan homoseksualitas.

Tahun lalu, sebanyak 18 orang ditahan saat menggelar pesta Halloween yang dihadiri komunitas LGBTQ.

Penyitaan jam tangan ini dilakukan menjelang pemilu lokal yang akan mengadu koalisi progresif Perdana Menteri Anwar Ibrahim melawan aliansi Muslim-Melayu yang konservatif.

Menjelang pemilu ini, para kritikus kembali menuduh PM Anwar tidak berbuat banyak dalam melindungi hak-hak umat Islam di Malaysia yang multi ras dan multi agama.***

Tags: InternasionallgbtMalaysia
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Karhutla RI Picu Penutupan Sekolah di Malaysia, Anwar Buka Suara
Internasional

Karhutla RI Picu Penutupan Sekolah di Malaysia, Anwar Buka Suara

...

Read moreDetails
Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia

Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Iran Ikut Belasungkawa dan Tawarkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Next Post
kenaikann iuran BPJS

Defisit Hingga Belasan Triliun, Iuran BPJS Berpotensi Dinaikkan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.