• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

BBM NAIK: BLT Pemerintah Diragukan Mampu Tahan Kenaikan Angka Kemiskinan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
31 Agustus 2022
BLT BBM NAIK

Ilustrasi.

118
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pemerintah akan menggelontorkan tambahan bantuan sosial atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp24,17 triliun. BLT ini sejenis dana pengalihan subsidi BBM. Sejumlah ekonom meragukan kalau jumlah tersebut mampu untuk menekan lajunya angka kemiskinan saat harga BBM bersubsidi diputuskan naik. 

Pemerintah telah mengumumkan penambahan anggaran bantuan sosial sebesar Rp24,17 triliun untuk mengkompensasi kenaikan harga-harga. Ini meliputi bantuan langsung tunai (BLT) kepada 20,65 juta keluarga sebesar Rp12,4 triliun, bantuan subsidi upah sebesar Rp9,6 triliun, serta bantuan melalui anggaran daerah sebesar Rp2,17 triliun. 

Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal menyebut, alokasi tersebut tidak sebanding dengan kenaikan inflasi. BLT yang akan diberikan kepada masyarakat dengan nominal Rp 150 per bulan selama empat bulan. Dengan asumsi bahwa satu keluarga terdiri atas empat orang, maka bantuan tersebut mengalir Rp 37,5 ribu per orang. 

Nominal tersebut setara dengan 7,4% dari garis kemiskinan yang dirilis BPS untuk bulan Maret sebesar Rp 505 ribu. Yusuf membandingkan rasio bantuan yang diterima tersebut dengan inflasi harga pangan bergejolak yang berpotensi naik lebih tinggi. 

Dalam hitungannya, kenaikan harga BBM akan memberikan efek rambatan ke harga pangan bergejolak dengan kenaikan inflasi ke level 15%. Adapun harga pangan bergejolak sudah melampaui level 11% pada bulan lalu yang merupakan rekor tertingginya sejak awal 2014. 

“Apakah bisa menutupi kenaikan harga BBM dilihat dari sisi jumlahnya kemungkinan besar tidak cukup, karena ini tambahan BLT tambahannya per orang 7-8% per orang, sementara inflasinya khususnya volatile food bisa 15%,” katanya seperti dikutip dari Katadata.co.id.

Faisal menyebut persoalannya bukan hanya dari besaran yang disalurkan. Pemerintah juga perlu memastikan bantuan bisa dicairkan sebelum harga BBM benar-benar naik. 

Jika bantuan sampai ke masyarakat terlambat atau kenaikan harga lebih dulu terjadi dibandingkan pencairan bansos, menurut dia, masyarakat akan menanggung beban kenaikan hari selama periode lagging tersebut. Hal ini bisa mendorong banyak masyarakat masuk ke jurang kemiskinan. 

Selain itu, menurut dia, bantuan juga rencananya hanya diberikan selama empat bulan. Padahal, efek dari kenaikan harga BBM terhadap masyarakat miskin menurut Faisal tentu tidak hanya berlangsung selama empat bulan. Pemerintah perlu memikirkan bagaimana nasib masyarakat setelah bantuan ini selesai. 

Persoalannya lainnya terkait cakupan masyarakat yang menerima bantuan. Ia meragukan semua masyarakat miskin benar-benar masuk dalam daftar penerima BLT. Kenaikan BBM akan menekan semua kalangan termasuk masyarakat miskin  belum tentu semua masyarakat miskin yang terdampak itu juga menerima bantuan. 

“BLT ini bisa meredam semakin banyak orang yang jatuh ke jurang kemiskinan, tetapi tidak bisa meredam keseluruhan. Pasti angka kemiskinan tetap akan meningkat,” kata Faisal.***

Tags: bbm bersubsidiBBM NaikBLTharga bbm
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk
Ekonomi

43 Persen Pasokan Minyak Dunia Berasal dari Negara Konflik, Krisis Energi Memburuk

...

Read moreDetails
Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ancaman Serius bagi Daya Beli Kelas Menengah

Asosiasi Yakin Harga BBM Nonsubsidi Bisa Diturunkan, Apa Respon Pertamina?

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ancaman Serius bagi Daya Beli Kelas Menengah

Respon Bahlil soal Kenaikan Harga Pertamax Gerus Daya Beli Masyarakat

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ancaman Serius bagi Daya Beli Kelas Menengah

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Ancaman Serius bagi Daya Beli Kelas Menengah

Harga Baru BBM Khusus Riau per 1 April 2024

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tekanan Berat Biaya Operasional UMKM

Harga Baru BBM Khusus Riau per 1 April 2024

Harga BBM Nonsubsidi Naik di Riau, Cek Selengkapnya di Sini

Next Post
BBM Naik

BBM NAIK: Inflasi Kita Pernah 17% di Zaman SBY

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.