• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Akibat Kudeta, Myanmar Kelimpungan Tangani Corona

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 Mei 2021
Metode Penanganan Covid-19, vaksin covid-19, vaksin corona

Ilustrasi

105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Sejak kudet di Myanmar melanda, penganganan Covid-19 di negara itu kian memburuk.

Rumah sakit di perbatasan antara Myanmar-India kewalahan menangani pasien Covid-19, ini menunjukkan kerapuhan sistem kesehatan Myanmar sejak terjadi kudeta Februari lalu.

Lun Za En, Kepala Perawat di RS Cikha, menyebut untuk mengatasi tujuh pasien positif Covid-19, mereka hanya dapat memberikan paracetamol dan kata-kata penyemangat.

“Kami tidak punya oksigen cukup, peralatan medis, listrik, dokter, atau ambulans,” jelas perawat berusia 45 tahun tersebut, seperti dikutip Reuters sebagaimana dilansir dari CNNIndonesia.com, pada Minggu, 30 Mei 2021.

“Kami bertugas hanya dengan tiga staf, bukan 11,” tambahnya.

Kampanye anti-covid di Myanmar menguap bersamaan dengan sistem kesehatan setelah terjadi kudeta pada Februari lalu. 

Junta militer Myanmar menggulingkan pemimpin terpilih, Aung San Suu Kyi, yang sebelumnya meningkatkan tes, karantina, dan pengobatan.

Layanan di berbagai RS umum bertumbangan usai para dokter dan perawat bergabung pada aksi mogok dalam Gerakan Pembangkangan Sipil terhadap kekuasaan militer.

Menurut catatan WHO, tiga belas tenaga kesehatan terbunuh akibat kekerasan yang terjadi. Sementara, secara total ada 179 serangan yang ditujukan terhadap tenaga medis, fasilitas, dan transportasi.

Representasi WHO Myanmar Stephen Paul Jost menyebut hampir setengah dari angka tersebut terjadi pada tahun ini.

Di sisi lain, sekitar 150 pekerja medis telah ditangkap dan ratusan dokter dan perawat lainnya sedang diburu atas dakwaan penghasutan.

Hingga berita diturunkan, belum ada juru bicara dari Junta atau Kementerian Kesehatan Myanmar yang memberi tanggapan. 

Junta yang awalnya menetapkan memerangi pandemi sebagai salah satu prioritasnya telah berulang kali mendesak petugas medis untuk kembali bekerja. Sayangnya, hanya segelintir yang mematuhi.

Krisis kesehatan juga tercermin dari keadaan di pusat karantina Covid-19 di Yangon. Salah satu pekerja medis menyebutkan semua tenaga spesialis ikut dalam gerakan pembangkangan sipil.

“Kami tidak lagi menerima pasien baru karena tidak memiliki staf untuk melakukan tes,” kata pekerja yang enggan menyebutkan namanya tersebut.

Seminggu sebelum terjadi kudeta, rata-rata tes Covid-19 secara nasional berkisar di angka 17 ribu per hari. Angka itu anjlok di bawah 1.200 sehari dalam sepekan terakhir.

Hingga saat ini, Myanmar melaporkan sebanyak 140 ribu kasus positif dan 3.200 kasus meninggal. 

Angka tersebut diragukan keakuratannya karena kasus baru dan catatan meninggal meningkat pesat sejak militer mengambil alih kekuasaan. (bpc2)

Tags: CoronaCovid-19Myanmar
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat
Internasional

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

...

Read moreDetails
vaksin corona, dokter di rusia positif corona

1 Januari 2024, Vaksinasi Covid-19 Wajib Bayar

kasus covid-19 naik lagi

Heboh Kasus Covid-19 Naik Lagi Bikin Warga di Pekanbaru Skeptis, Dokter Paru: tak ada yang Perlu Dikhawatirkan

kasus covid-19 riau meningkat

Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Riau, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

varian baru deltacron, subvarian omicron

Di Inggris Sudah Menyebar Luas, Berikut Ini Gejala Baru Covid-19 Eris

Varian Baru Covid-19 Arcturus

Soal Penyebaran Varian Baru Covid-19 Arcturus, Kadiskes Riau: Kita Belum Dapat Arahan Kemenkes RI

Next Post

Update Covid-19 Kabupaten Siak Per 29 Mei 2021, Tambah 79 Kasus Baru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.