• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Afghanistan dalam Ancaman Krisis Kemanusiaan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Agustus 2021
105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM —  Negara-negara tetangga Afghanistan harus membuka perbatasan darat mereka agar lebih banyak orang bisa meninggalkan negara itu, kata seorang diplomat negara anggota NATO pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Badan-badan kemanusiaan sebelumnya memperingatkan akan munculnya krisis kemanusiaan di Afghanistan yang kini berada dalam kekuasaan kelompok Taliban.

“Iran, Pakistan dan Tajikistan harus menarik lebih banyak orang lewat rute darat atau udara. Rute-rute yang penting itu digunakan segera,” kata diplomat yang berbasis di Kabul itu.

Risiko kelaparan, penyakit dan penganiayaan meningkat pada jutaan orang yang tetap berada di Afghanistan setelah kekacauan eksodus di bandara Kabul berakhir, kata sejumlah badan bantuan.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah mengatakan bahwa pemerintahnya berupaya menyelesaikan evakuasi hingga 31 Agustus, namun tetap membuka peluang untuk memperpanjang batas waktu.

“Sebuah ‘badai besar’ akan datang akibat kemarau panjang, konflik, pelemahan ekonomi, yang diperparah oleh Covid,” kata David Beasley, direktur pelaksana Badan Pangan Dunia PBB (WFP), di Doha.

Beasley menyerukan komunitas internasional untuk menyumbang USD200 juta dalam bentuk bantuan makanan. “Jumlah orang yang terancam kelaparan telah meningkat pesat menjadi 14 juta.”

Uni Eropa mengatakan mereka berencana menambah bantuan hingga empat kali lipat bagi Afghanistan dan tengah menjajaki kerja sama dengan PBB dalam pengiriman dan pengawalan bantuan.

Kepala hak asasi manusia PBB mengaku dirinya mendapat sejumlah laporan kredibel tentang adanya tindak kekerasan serius di Afghanistan, termasuk “eksekusi tanpa pengadilan” terhadap warga sipil dan pasukan keamanan Afghanistan yang telah menyerahkan diri. (bpc2/okezone.com)

Tags: Afghanistankabulkrisis kemanusiaannegara - negara sekitarTaliban
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

pengungsi afghanistan
Berita

Para Pengungsi Afghanistan di Pekanbaru Minta Segera Dipindahkan

...

Read moreDetails
ketegangan rusia dan ikraina

Soal Perang Rusia dan Ukraina, Jokowi Sebut Ini Masalah Ego Hingga Lupakan Sisi Kemanusiaan

Taliban pemerintahan Afghanistan

AS Pakai Mark Frerichs Ancam Taliban, Biden Ogah Akui Pemerintahan Afghanistan

pemerintahan taliban di afghanistan

Pemerintahan Taliban di Afghanistan Butuh Pengakuan Negara Muslim

Tertahan Bertahun-Tahun, Apa Permasalahan Imigran Afghanistan di Pekanbaru?

Krisis Afghanistan

Saudi Ajak Dunia Respon Krisis Afghanistan

Next Post

Bupati Inhil HM.Wardan Terima Kunjungan Kepala Cabang Bank Riau Kepri yang Baru

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.