Terkait Mobil Baru Jadi Pajangan, Ini Jawaban Pihak MIG

Kamis, 11 Februari 2016 17:36

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pihak PT Multi Inti Guna (MIG) yang menjadi pihak ketiga untuk penanganan sampah di Pekanbaru, menjawab atas adanya mobil bekas yang digunakan untuk mengangkut sampah di delapan kecamatan.

Menurut keterangan Manager Operasional PT MIG Wawan Tri Hermawan saat dikonfirmasi, Kamis (11/2/2016) mengakui bahwa mobil yang digunakan untuk mengangkut sampah di Pekanbaru adalah mobil bekas.

“Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pekanbaru membolehkan memakai mobil tahun 2009. Mobil kita yang paling tua untuk mengangkut sampah adalah tahun 2011. Spesifikasi DKP boleh mobil tahun 2009,” katanya.

Ketika disinggung mengenai adanya mobil baru namun hanya menjadi pajangan saja, Wawan sendiri membantah hal tersebut. Ia mengatakan bahwa mobil yang standby itu merupakan mobil untuk cadangan apabila mobil lama alami kerusakan ketika sedang digunakan.

Baca: Gempa Bumi di Mentawai Rusak Puskesmas dan Robohkan Marcusuar

“Mobil kita bergerak semua. Kalau pun ada yang standby, itu mobil cadangan jika mobil yang beroperasi untuk mengangkut sampah rusak,” tutupnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menurut informasi yang diperoleh dari H selaku supir mobil pengangkut sampah di Pekanbaru mengatakan, mobil yang digunakan untuk mengangkut sampah saat ini bisa di bilang tidak memadai. Karena mobil yang digunakan saat ini adalah mobil bekas yang sudah di bawah 2010.

“Mobil yang ada saat ini sudah mobil lama yang beroperasi untuk mobil sampah tersebut, sebenarnya mereka ada mobil baru lima buah. Cuma hanya satu atau dua mobil saja yang digunakan untuk mengangkut sampah,” katanya kepada bertuahpos.com.

Selain itu, tuturnya, PT MIG sendiri mempunyai lima mobil colt diesel dan lima mobil pres sampah. Namun untuk mobil tersebut, katanya lagi, tidak di gunakan semua dan mobil tersebut hanya terpajang saja.

“Mereka juga punya mobil baru empat atau lima mobil baru dan itu hanya di pajang saja. Yang di pakai saat ini hanya dua mobil baru. Sekarang ini saya hanya memakai satu mobilnya yang baru tersebut. Karena mobil yang biasa digunakan rusak,” jelasnya lagi.

Selain itu, Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru akan memanggil pihak PT MIG dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan  (DKP) Pekanbaru terkait permasalahan sampah di Pekanbaru. Demikian yang dikatakan oleh Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru Roni Amriel.

“Untuk kasus ini, kita akan mengevaluasi kembali tentang pengelolaan sampah ini. Insya Allah bulan ini komisi IV akan kita jadwalkan hearing bersama DKP Kota Pekanbaru dan PT MIG sendiri,” kata Roni. (iqbal)