Di Bengkalis, Jamkesda Lebih “Laku” Ketimbang BPJS

Kamis, 11 Februari 2016 17:40

BERTUAHPOS.COM (BPC), BENGKALIS– Kendati pihak Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menyebut telah mengevaluasi layanannya. Ternyata disejumlah daerah seperti, Kabupaten Bengkalis warga lebih memilih menggunakan jaminan kesehatan daearah (Jamkesda)  dibandingkan  BPJS.

Seperti yang disampaikan Salmah (45) seorang pasien  yang menggunakan Jamkesda  ketimbang BPJS karena proses pengurusanya  yang mudah. “Kemaren anak  saya terkena penyakit tumor jinak di payudara  dan harus melakukan operasi, alhamdulillah dengan menggunakan  Jamkesda  kami tidak mengeluarkan banyak biaya, dan pengurusanya juga mudah, cukup  membawa foto copi KTP, dan KK. Saya tidak mengeluar biaya apapun,” katanya.

Selain itu kata Salmah, mengurus Jamkesda tidak serumit BPJS. “Dan tanpa harus mengurus administrasi yang memberatkan seperti melapor bila ada perubahan data peserta perceraian atau sebagainya. Jika masuk BPJS kita akan membayar iuran yang besarnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya lagi.

Hal itu dibenarkan Kepala bidang (kabid) Jaminan dan sarana kesehatan Dinkes Kabupaten Bengkalis, Hasbul Ma’amar, Kepada bertuahpos, dirinya mengatakan pengguna Jamkesda jauh lebih tinggi di bandingkan Pengguna jaminan Kesehatan (BPJS). “Masyarakat cenderung menggunakan  Jamkesda di Bengkalis dari pada BPJS karena dipengaruhi  faktor kemudahan dalam pengurusan awal dibandingkan BPJS,” katanya, Kamis (11/02/2016).

Baca: Supaya Pintar, Gubri Andi Rachman Ajak Masyarakat Rajin Makan Ikan

Menurut Hasbul Ma’amar, banyak kemudahan yang didapat dari jamkesda di daerah itu, seperti berobat dipuskesmas, warga cukup membawakan fotocopy kartu tanda pengenal atau pun kartu keluarga saja. “Untuk mengurus Jamkesda masyarakat hanya perlu membawa persyaratan KTP dan Kartu keluarga, sementara untuk mengurus BPJS di perlukan persyaratan sesuai dengan ketentuan pusat,” ujar Hasbul.

Sedangkan BPJS, peserta harus mendaftarkan diri serta membayar iuran yang besarnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, melaporkan perubahan data peserta seperti perceraian, kematian, pernikahan, kelahiran, atau pindah alamat dan sebagainya.

 Itulah yang kemudian membuat pengguna Jamkesda jauh lebih tinggi di bandingkan Pengguna jaminan Kesehatan Badan Penyelenggara jamina Sosial (BPJS) di Bengkalis. Masyarakat cenderung menggunakan  Jamkesda di Bengkalis dari pada BPJS karena dipengaruhi faktor kemudahan dalam pengurusan awal dibandingkan BPJS dan itu sudah dirasakan oleh masyarakat Bengkalis. (Sifa)