• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Mulyadi: Haram Jika Umat Muslim Ikut Merayakannya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
11 Februari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Setiap tanggal 14 Februari, di setiap belahan dunia melakukan perayaan hari kasih sayang atau Valentine Day. Untuk itu, DPRD Kota Pekanbaru juga menghimbau warga Pekanbaru, khususnya masyarakat muslim untuk tidak merayakan hari tersebut.

Anggota DPRD Pekanbaru Mulyadi dari fraksi Partai Keadlian Sejahtera (PKS) mengatakan bahwa hari valentine sendiri tidak pernah ada di dalam ajaran islam. Dirinya mengatakan bahwa Islam mewajibkan umatnya untuk saling mengasihi dan menyayangi semua makhluk, kapan pun dan di manapun bahkan terhadap hewan dan seluruh alam.

“Tidak ada makna hari kasih sayang dan lainnya. Apalagi dengan munculnya penjualan coklat dengan berhadiah ini itu segala macam, bahkan pernah terdengar kabar berhadiah kondom. Tentu saja itu tidak baik,” katanya, Kamis (11/2/2016)

Mulyadi mengatakan, masyarakat terkhusus kepada remaja untuk mengindahkan setiap larangan yang disampaikan oleh para tokoh masyarakat dan alim ulama. “Karenanya, menjadi haram jika umat muslim ikut-ikutan merayakannya,” pungasnya.

Dirinya juga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru sebagaimana komitmen wali kota yang ingin menjadikan kota Pekanbaru menjadi yang Madani, harus mampu menegakkan aturan dan tidak memberi celah terhadap setiap kemaksiatan.

“Jika pemerintah tidak turut berperan langsung dalam melakukan pencegahan, maka kami khawatirkan budaya asing tersebut, menghilangkan budaya asli Indonesia,” tutupnya.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sejak lama mengingatkan agar umat Muslim di Indonesia, khususnya Pekanbaru tidak ikut-ikutan merayakan Valentine. Hal itu disampaikan Ketua Fatwa MUI Pekanbaru , Akbarizan kepada kru bertuahpos.com. “Kita mengingatkan lagi, umat muslim tidak usah ikut-ikutan rayakan valentine day. Karena bukan budaya kita,” katanya.

Akbarizan, yang juga Dekan Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Suska Riau menilai para kaula muda sudah banyak salah kaprah. Dirinya menuturkan hari kasih sayang seperti valentine day hanya berlaku di bangsa-bangsa barat. Selain itu dalam ajaran Islam berbagi kasih sayang sesama umat manusia dilakukan setiap hari.

Sebagai mana latar belakangnya, Valentine itu merupakan hari raya bagi kaum non-Islam di Roma Italia. “Untuk itu, mereka yang beragama Islam, tidak usah ikut-ikutan merayakan hari valentine,” sebutnya.

Apalagi, kata Akbarizan di masyarakat saat ini berkembang adanya indikasi Valentine dijadikan sebagai hari untuk ajang “menghalalkan” seks bebas.  (iqbal)
 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Dhapu Koffie, Mengedepankan Kopi Asli Dalam Negeri

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.