Soal Penyuplai Daya, Ini kata Pihak IKP

Rabu, 02 Maret 2016 17:42

BERTUAHPOS.COM(BPC), SIAK – Menanggapi Mou yang sudah tertulis di bulan Agustus 2016 nanti, janji Perusahaan IKPP akan menyuplai daya kepada perusahaan plat merah sebesar 20 MW hingga 40 MW dibulan Oktober 2015 lalu hingga kini memang belum terpenuhi. Hal tersebut disampaikan oleh Hasanudin Pimpinan PT. Indah Kiat Pulp and Paper melalui Armadi selaku Humas PT. Indah Kiat mengatakan akan segera merealisasikan penambahan daya sebanyak 20 sampai 40MW tersebut.

Jika sebelumnya pihak PLN Rayon Perawang Salman mengatakan sangat mendukung kegiatan ini dan akan menunggu tindak lanjutan dari penyuplaian pihak PT IKPP.
Namun ketika Humas IKPP menghubungi kembali dia menjelaskan sedang menunggu dari pihak PLN. “Kita menunggu dari pihak PLN nya, sebab pihak PLN sedang koordinasi dengan pusat mengenai hal ini,”sebutnya kepada kru bertuahpos.

Mengenai  apakah ada kendala dari pihak PT IKPP dengan belum terealisasikannya hingga kini tentang menyuplayan daya, dirinya membantah bahwa kendala yang terjadi dirinya tidak tau,”masalah kendalanya saya tidak tau mbak, mungkin ada kendala dari PLN atau pusat,”ujarnya.

Dia juga menambahkan dalam hal ini pertemuan yang dilakukan PLN bersama pusat belum memberikan keputusan, sedangkan dipihak Dari pihak IKPP kita siap melakukan penyuplayan. ” Intinya kita sedang menunggu dari pihak PLN nya saja mbak,”sebutnya.

Baca: Terapkan Sistem Online, Distribusi Elpiji 3 Kg Lebih Terkontrol

Disisi lain Manajer PLN Rayon Perawang Salman kemarin mengatakan Pihak PLN sudah Siap dan sangat mendukung penuh untuk hal ini, sehingga menunggu kepastian dari pihak PT. Indah Kiat.

“kita siap mendukung dan menunggu dari pihak IKPP, sebab sangat bermanfaat sekali jika ini dapat terealisasikan, banyak keuntungan yang didapat oleh masyarakat, dari segi kualitas penerangan akan lebih baik,”katanya.

Dengan adanya penambahan daya dari PT.IKPP nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat yang padat penduduk seperti kecamatan Tualang dan minas.”Jika ini terwujud nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, apalagi ada yang belum teraliri dan hanya hidup pada malam hari saja,”sebutnya.

Selain itu penerangan akan lebih baik, sebab daya yang didapat dari gardu induk (GI) yang tadinya 20MW ketika sampai hanya 16 sampai 17MW akibat jarak yang jauh,”daya suplay kita saat ini yaa cuma 16 sampe 17 lah dari yang dikirim 20an, sebab jarak yang ditempuh jauh,”bebernya.

Sehingga dengan pemakaian saat ini sekitar 13,6MW membuat kualitas dari penerangan redup dan kerap terjadi pemadaman. Untuk itu warga sangat berharap dengan terealisasinya penyuplayan ini.

Penulis: ely