• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Soal Citizen Lawsuit, Al Azhar: Sudah Masuk Pengadilan Baru Kebakaran Ekor

Tim Redaksi by Tim Redaksi
21 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Al Azhal, menegaskan bahwa gugatan Citizen Lawsuit (CLS) itu adalah hak individu masyarakat, yang merasa kebijakan Pemerintah Provinsi Riau dalam menangani masalah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Riau belum becus.

“Poinnya adalah hak warga negara yang melakukan gugatan bukan karena saya orang LAM terus gugatan itu atas nama LAM. Kalau sudah masuk pengadilan baru kebakaran ekor semuanya,” katanya kepada wartawan saat ditemui di Gedung Daerah, Pekanbaru, Senin (21/03/2016).

Dalam hal ini, menurut Al Azhar, masyarakat sebagai warga negara boleh melakukan gugatan kepada pemerintah selaku pelaksana kebijakan yang dianggap perlu untuk dilakukan. Dengan tegas dia menyatakan bahwa objek gugatan itu adalah kebijakan, dan diluar ranah perdata.

Pemerintah Provinsi Riau justru dianggap tidak objektif jika menghubungkan hal itu dengan LAMR, padahal dalam status kewarga negaraan, dirinya adalah masyarakat.

“Makanya kalau melihat sesuatu itu jangan dari udara, dari bumi. Terserah kalianlah mau menafsirkan apa. Kami cuma tidak mau bising, makanya kita ke pengadilan. Biar diuji di sana,” sambungnya.

Dengan dilakukannya CLS tersebut, publik dan pemerintah bisa mengetahui apakah kebijakan tentang Karhutla selama ini sudah sesuai atau belum. Menurutnya, kebijakan pemerintah itu sangat jauh dari cukup. Sebab selama 18 tahun Riau masih berasap. Maka wajar jika masyarakat menganggap kesalahan itu tidak hanya dalam bentuk praktek di lapangan, tapi juga dari aspek hukum

Dalam gugatan CLS yang telah disampaikan ke Pengadian Negeri, kata Al Azhar, Menteri Agraria dan Tata Ruang juga masuk dalam gugatan tersebut. Sebab menteri itu bertanggungjawab dalam melakukan pengelolaan tata kelola tanah di Riau

“Selanjutnya CLS sudah sampai ke Pengadilan Negeri. Kalau mau polemik di pengadilan saja. Jangan di luar. Tak ada gunanya,” sambungnya.

Sebelumnya, Al Azhar, selaku masyarakat melakukan gugatan kepada pemerintah dalam hal masalah Karhutla di Riau. Gugatan itu dilayangkan dengan harapan agar pemerintah bisa memberpaiki tata kebijakan dalam mengatasi masalah asap yang hampir setiap tahun melanda Riau.

Penulis: Melba
 

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Bentley Torcal First Edition, SUV Listrik Tampil dengan Kabin Mewah dan Performa Tinggi
Otomotif

Bentley Torcal First Edition, SUV Listrik Tampil dengan Kabin Mewah dan Performa Tinggi

...

Read moreDetails
4 Motor Bebek untuk Touring, Mana Paling Hemat BBM?

4 Motor Bebek untuk Touring, Mana Paling Hemat BBM?

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Ekuador Terpilih Jadi Tuan Rumah COP18 CBD 2028

Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis. PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

OJK Riau Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Data Perencanaan Nasional. OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

OJK Terapkan Asas Una Via dalam Penegakan Hukum Pasar Modal, Apa Itu?

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

Next Post

Muriah Meriah, Es Bubur Sum-Sum Cocok Untuk Pelepas Dahaga

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.