Sedia Payung Sebelum Hujan, Ini Prakiraan Cuaca BMKG Riau

Sabtu, 13 Februari 2016 10:35

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Sabtu (13/02/2016), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru masih memperkirakan akhir pekan ini Provinsi Riau berpotensi diguyur hujan. Hanya saja tidak dengan intensitas yang tinggi melainkan ringan hingga sedang.

Seperti yang disampaikan Kepala BMKG Riau, Sugarin melalui Kasi Informasi, Slamet Riyadi. Secara umum disampaikan cuaca di wilayah Riau cerah hingga berawan.

Namun potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang tidak merata tetap ada. “Dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di wilayah Riau bagian Barat, Tengah, dan Selatan pada siang atau sore dan malam hari,” kata Slamet kepada kru bertuahpos.com, Sabtu (13/02/2016).

Setidaknya prakiraan cuaca akhir pekan ini berbeda dengan seminggu sebelumnya. Di mana kondisi dinamika atmosfer global saat ini dimana Monsoon dingin Asia menunjukkan pola angin baratan yang dominan yang menandakan musim hujan masih konsisten terjadi di wilayah Indonesia. Aktifitas desakan udara dingin Asia (Cold Surge) Asia juga mendukung menjadikan Sumatera dan Jawa sebagai wilayah lintasan aliran udara basah.

Baca: Pemkab Inhil Kucurkan Rp 10 Miliar untuk Penimbunan Jalan ‘Rawan Banjir

Lalu adanya fase basah Madden Julian Oscilation (MJO) yang kini masih berada di wilayah Indonesia bagian barat; serta, adanya fase negatif Indian Ocean Dipole (IOD) yang turut mempengaruhi peningkatan aktifitas pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat. Yang mengakibatkan air hujan turun deras berdampak pada debit sungai sehingga meluap mengakibatkan banjir disejumlah daerah seperti Rokan Hulu, Kampar, dan Kuansing.

Untuk angin secara umum dari arah Utara  hingga Timur dengan  kecepatan  05 – 15  knots (09 – 27 km/jam). Dengan temperatur Maksimal 31.0- 33.0 celcius, dan kelembaban Maksimal 95 – 98 persen.
   
Sedangkan untuk hotspot atau titik api wilayah Sumatera, khususnya Provinsi Riau nihil. Berbeda dengan sehari sebelumnya titik api terdeteksi satu di Kabupaten Siak walau dengan tingkat kepercayaan di bawah 70 persen.

Dengan info visibility atau jarak pandang Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru dan sekitarnya masih delapan kilometer, Rengat enam kilometer, Dumai tujuh kilometer, dan Pelalawan Lima kilometer. (Riki)