Rasionalisasi Anggaran, Dinsos Siak Tetap Prioritaskan Lansia

Kamis, 25 Februari 2016 12:06

BERTUAHPOS.COM(BPC), SIAK – Adanya rasionalisasi dalam setiap anggaran SKPD, Dinas Sosial, tenaga kerja dan transmigrasi (disnakertrans) kabupaten Siak sebanyak 7 miliyar, tidak serta merta mengurangi bantuan Dinas Sosial Siak untuk Lansia Siak yang mencapai angka 800 jiwa.

Perasionalisasian anggaran yang terjadi  dimasing-masing SKPD, memang mengharuskan  dinas memilah-milah program yang akan di realisasikan. Dinsos sendiri tetap memprioritaskan program bantuan bagi Lansia ini.

“Anggran kita terpotong hingga 34 persen untuk dinsos, sehingga dengan adanya pengurangan ini kita pilih-pilih mana yang harus diprioritaskan di setiap bidang yang ada, namun untuk program Lansia masih kita prioritaskan,”ujar Nurmansyah kepada bertuahpos.(24/2/2016).

Melihatnya banyak jumlah lansia dikabupaten Siak, Dalam hal ini pemerintah kabupaten siak melalui dinsosnaker terus berupaya memperhatikan masyarakat tidak mampu. Seperti halnya tahun 2015 lalu, 800 jiwa orang tua lanjut usia (lansia) yang masuk dalam kategori miskin dan terlantar, mendapatkan bantuan senilai Rp. 200.000 perbulannya.

Baca: UIN Suska Pangkas Kuota Mahasiswa Baru 2016, Ini Alasannya

“Untuk lansia kita berikan bantuan 200 ribu perbulannya, pengiriman dilakukan langsung transfer ke nomor masing-masing penerima,”sebutnya.

Adapun hal yang masuk dalam kriteria penerima bantuan diantaranya, berusia 60 tahun keatas, kondisi miskin dan tidak terawat. Sehingga data yang ada dari 14 kecamatan dikabupaten siak, dalam penyaluran dilakukan pertriwulan atau tiga bulan sekali.

“Dana bantuan ini akan diberikan pertiga bulan melalui rekeningnya,”tuturnya.

Selain itu ia juga menambahkan apabila ada penerima yang meninggal dunia sebelum jatuh tempo, penerima bantuan tersebut, maka penerimaan bulan lalu akan diberikan ke ahli waris. Setelah itu, namanya akan dihapuskan dalam daftar dan akan digantikan dengan yang belum masuk.

“Walaupun ada yang meninggal, kita tetap berikan haknya kepada ahli waris, lalu kita gantikan dengan namanya dengan yang belum terdaftar,”tungkasnya.

Dengan demikian ia berharap dengan bantuan ini setidaknya dapat meringankan beban lansia yang masuk dalam kategori miskin, sehingga kesejahteraan pun dapat dirasakan oleh mereka.

Penulis : Ely