Penembakan Polisi Karena Teroris Frustasi

Sabtu, 14 September 2013 15:31
BERTUAHPOS, LABUAN BAJO – Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo menyebutkan maraknya kasus penembakan terhadap anggota kepolisian di berbagai daerah di Indonesia, karena polisi selalu mengungkap kasus-kasus terorisme sehingga membuat para teroris frustrasi.
 
“Hampir semua kasus kami ungkap, sehingga mereka frustasi dan menyerang polisi. Hanya cara-cara itu yang bisa mereka lakukan,” kata  Timur di sela-sela puncak acara Sail Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 14 September 2013.
 
Menurut dia, anggota polisi menjadi target karena para teroris mulai frustrasi setelah ruang gerak mereka dipersempit. Sehingga mereka menggunakan pola serangan yang bersifat sporadis. “Kami tetap menjamin ketenteraman masyarakat,” katanya.
 
Terkait dengan penembakan terakhir terhadap anggota polisi, menurut Kapolri, penembakan itu murni tindak pidana yakni pencurian dengan kekerasan. Namun, dia berjanji anggota polisi tidak gentar memberantas teroris di negeri ini. “Kami tak gentar dengan aksi-aksi yang menimpa anggota kami,” ia menegaskan. 
 
 
(tempo.com)

Berita Terkini

Minggu, 29 Maret 2020 18:30

Sudah Dua Orang di Riau Positif Corona, Satu Sembuh

#VIRUSCORONA

Minggu, 29 Maret 2020 17:34

Jabar Persiapan Lockdown

REGIONAL

Minggu, 29 Maret 2020 17:03

Alhamdulillah, Pasien Positif Corona di Riau Dinyatakan Sembuh

#VIRUSCORONA

Minggu, 29 Maret 2020 16:54

Ribuan Orang Mendaftarkan Diri Jadi Relawan Corona

#VIRUSCORONA

Minggu, 29 Maret 2020 16:48

Riau Anggap Belum Perlu Tutup Akses Masuk dan Keluar

REGIONAL

Minggu, 29 Maret 2020 15:27

Jokowi Akan Disalahkan Jika Tidak Karantina Wilayah

NASIONAL

Minggu, 29 Maret 2020 14:30

Lowongan Kerja Perawat dan K3RS RS Sansani Pekanbaru

LOWONGAN KERJA

Minggu, 29 Maret 2020 11:03

Sebaiknya New York Dikarantina

#VIRUSCORONA