Makrifat Burung Surga (20) : Perdebatan Salat, Langit & Bumi

Senin, 29 Mei 2017 12:56

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Burung Menco menyela bertanya, mana yang lebih mulia antara permukaan bumi dan seluruh langit yang tujuh itu. Bayan Budiman menerangkan, menurut Ibnu Hajar, yang lebih mulia dari keduanya adalah bumi, karena dari bumilah Nabi Adam dijadikan. Demikian pula seluruh Rasul Allah, semuanya juga berada di bumi.

Sementara menurut Syeh Ramli, langit adalah tempat orang-orang suci, termasuk para malaikat yang semuanya tiada memiliki dosa. Namun demikian, masih tetap lebih mulia manusia, karena manusia itu derajatnya lebih tinggi dari bumi. Begitulah perumpamaan tentang perbedaan derajat dan kemuliaan bagi manusia di bumi.

Baca: Makrifat Burung Surga (19) : Manfaat Tujuh Lapis Langit & Bumi

Mendapat jawaban yang memuaskan, burung Menco kembali mengajukan pertanyaan. “Terus sekarang apa bedanya matahari dan bulan,” kata Menco.

Baca: Hari Ini Cuaca di Riau Diperkirakan Berawan

“Matahari itu tidak pernah berubah. Berbeda dengan bulan yang berubah dari kecil menjadi besar dan kecil kembali. Matahari menjadi pertanda waktu salat dan puasa. Bulan itu tidak tiap saat diterima sujudnya kecuali hanya pada tanggal lima belas. Adanya gerhana ialah untuk menolak perbuatan orang kafir dan majusi yang menyembah matahari. Dengan gerhana, Tuhan menunjukkan, bahwa Matahari dan Bulan bukanlah Tuhan karena berubah-ubah,” jawab Bayan.

Menco terus saja bertanya. Kini yang ditanyakan adalah alasan, mengapa setiap kitab dimulai dengan kata ‘bismillah’.

Jawab Bayan, menurut Quran, karena Tuhan itu menjadikan tahun dalam 12 bulan dihiasi bulan Ramadan. Di dalam setiap bulan yang 30 hari dihiasi hari Jumat. Langit tujuh dihiasi matahari dan bulan, sedang Quran dihiasi dengan ‘bismillah”. Tuhan menobatkan rasul terakhir Nabi Muhammad al Musthafa dengan agama yang dihiasi salat lima kali.

Baca: Makrifat Burung Surga (1) : 99 Burung Bayan Hijrah

Seumpama orang hidup, salat itu menjadi pertanda penegakan agama, yang jika meninggalkan salat tak dapat diganti dengan sedekah satu kwintal emas. Nabi bersabda: “wa man tarakas sala-t fa huwa tarakddi-n”. (bersambung/jss)

Berita Terkini

Selasa, 26 Mei 2020 20:05

Yuk Buat Kue Ongol-ongol untuk Lebaran, Ini Resepnya

RESEP MASAK

Selasa, 26 Mei 2020 20:03

Pasca Libur Idul Fitri, Sekda Sidak Absensi ASN, Ini Hasilnya

BERTUAHPOS.COM, RENGAT – Hari ini merupakan hari pertama bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk masuk ngantor usai libur hari raya idul fitri 1440 Hijirah….

Selasa, 26 Mei 2020 17:55

3 Daerah di Riau Diusulkan Jadi Pilot Project New Normal

#NEWNORMAL #COVID-19

Selasa, 26 Mei 2020 15:38

Penggunaan Anggaran COVID-19 Perlu Diawasi Ketat

#REGIONAL

Selasa, 26 Mei 2020 15:18

Kemenag Tunda Pengumuman Keberangkatan Jemaah Haji 1 Juni Nanti

#ISLAMPEDIA #HAJI

Selasa, 26 Mei 2020 14:30

Dishub Riau Sebut Data Pemudik Tahun Ini Tak Bisa Dibandingkan

#PSBB #REGIONAL