Lowongan CPNS: Verifikator BPJS Diprioritaskan dari Tenaga Kontrak Kemenkes

Minggu, 08 September 2013 09:26
BERTUAHPOS, JAKARTA – PT Askes (Persero) memprioritaskan tenaga kontrak waktu terbatas Kementerian Kesehatan dalam rekrutmen verifikator independen program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) untuk menjadi pegawai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
 
Direktur Utama Askes Fachmi Idris menuturkan pihaknya telah membuka lowongan masuk khusus bagi verifikator independen sejak Juli 2013.
 
Pembukaan seleksi masuk bagi verifikator independen ini merupakan bagian dari kebijakan Askes untuk menambah sumber daya manusia (SDM) sebagai bagian dari kesiapan perusahaan untuk bertransformasi menjadi BPJS pada 1 Januari 2014 mendatang.
 
“Proses pelaksanaan rekrutmen telah melewati seleksi administratif hingga September ini,” ujarnya dalam keterangan resminya hari ini, Minggu (8/9/2013).
 
Data verifikator Jamkesmas dari Kementerian Kesehatan RI berjumlah 1.511 orang. Sementara itu, jumlah total verifikator Jamkesmas yang telah melamar sebanyak 1.431 orang dan semuanya telah lolos seleksi administrasi.
 
Walaupun status verifikator tersebut merupakan tenaga kontrak waktu terbatas Kementerian Kesehatan, Askes memprioritaskan mereka untuk menjadi calon pegawai BPJS Kesehatan. Diskresi khusus juga diberikan manajemen Askes agar syarat-syarat administrasi yang ditetapkan lebih memungkinkan para verifikator dapat lolos tahapan ini.
 
Diskresi ini merupakan apresiasi Askes atas pengalaman dan dedikasi yang dimiliki verifikator terhadap program Jamkesmas yang dijalankan selama ini.
 
Selanjutnya, tahapan seleksi yang akan dipergunakan, adalah tes pengetahuan bidang tugas dan pengetahuan bidang umum, tes komputer, psikotes, wawancara, dan tes kesehatan. Masing-masing tahapan tersebut menggunakan sistem gugur, sedangkan tempat pelaksanaannya di ibu kota provinsi.
 
Menurut Fachmi, Askes akan memberikan kesempatan sebesar-besarnya bagi verifikator Jamkesmas untuk menjadi pegawai BPJS Kesehatan.
 
Namun, dia menekankan proses seleksi harus dilalui dengan baik dan diharapkan kompetensi yang menjadi kriteria dan telah ditetapkan oleh Askes mampu dipenuhi oleh tenaga verifikator Jamkesmas yang mengikuti seleksi.
 
 
(bisnis.com)