• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

LAM Riau Diminta Titahkan Syamsuar Segera Percepat Akui Keneradaan Masyarakat Hukum Adat

Tim Redaksi by Tim Redaksi
6 Juli 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Penggiat lingkungan mendesak Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau agar memberikan titah kepada Gubernur Riau Syamsuar, agar mempercepat menerbitkan kebijakan pengakuan keberadaan masyarakat hukum adat. Selain itu, Gubernur Riau juga harus mempercepat pengakuan tergadap hutan adat dan merevisi kebijakan terkait masyarakat adat. 

Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari), Made Ali mengatakan, ruang masyarakat hukum adat juga harus masuk dalam RPJMD perubahan dan Konsep Riau Hijau yang sedang dicanangkan oleh Gubri Syamsuar. “Oleh karenanya perlu koreksi kebijakan dan terobosan cepat yang musti dilakukan Gubri,” katanya, Sabtu, 6 Juli 2019 di Pekanbaru.
 
Masyarakat hukum adat telah mengusulkan penambahan hutan adat di Propinsi Riau dari yang dialokasikan oleh Menteri LHK seluas 251,75 hektar. Per 29 April 2019, Menteri LHK menerbitkan PermenLHK Nomor P.21/Menlhk/Setjen/Kum.1/4/2019 tentang Hutan Adat dan Hutan Hak. Permen ini memberi ruang pada masyarakat hukum adat untuk mengusulkan peta indikatif hutan adat.  
 
Kata Made, ini terobosan yang dilakukan KLHK berupa mengakui peta indikatif yang belum definitif. Masyarakat hukum adat segera siapkan peta wilayah indikatif hutan adat, mumpung peta indikatif diakui oleh pemerintah, meski akan diverifikasi sebelum menjadi definitif peta wilayah hutan adat. Wilayah ada yang selama ini dituturkan secara lisan atau bahkan ada yang sudah terhimpun dalam bentuk tulisan, segera diinventarisir untuk diajukan menjadi peta indikatif.
 
 Namun, Perda ini perlu gerak cepat, sebab mesti ada Perda pengakuan masyarakat hukum adat yang di dalamnya melampirkan peta wilayah adat. “Karena membuat Perda butuh proses lama, Gubernur Riau punya cara cepat, yaitu menerbitkan Pergub sebagai peraturan pelaksana dari Perda No 14 Tahun 2018,” kata Made Ali.
 
Untuk diketahui, Gubernur Riau dan Wakil Gubenur Riau, Syamsuar-Edy Natar akan ditabalkan gelar adat oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Sabtu, 6 Juli 2019. (baca: Hari Ini Gelar Adat untuk Syamsuar-Edy Natar Ditabalkan, Berikut Nama Gelarnya)
 
Prosesi adat ini akan dilaksanakan di Balai Adat Melayu, Jalan Diponegoro, Pekanbaru. Syamsuar akan dapat gelar Datuk Sri Setia Amanah Masyarakat Adat Melayu Riau. Sedangkan Edy Natar, akan diberikan gelar Datuk Sri Timbalan Setia Amanah Masyakat Adat Melayu Riau. (bpc3)
 
 
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Syamsuar Kepada JCH Riau: Ikuti Aturan, Ikuti Ustaz

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.