Korban Perampokan Masih Trauma Berat

Jumat, 26 Februari 2016 18:37

BERTUAHPOS.COM (BPC), LIMAPULUH KOTA – Korban perampokan satu keluarga di Jorong Sopang, Nagari Pangkalan Rabu (24/02/2016) sekitar Pukul 04.00 Wib menjelang adzan shubuh kini kondisinya mulai membaik.

Namun begitu, perasaan korban masih terus dihantui rasa trauma berat. Terutama Juriah (42) isteri Ujang, dan anaknya yang masih duduk dibangku kelas V SD Pangkalan. Meski luka diwajah dan tangan suami isteri dan seorang anaknya mulai membaik, namun rasa cemas dan takut terus dirasakannya.

“Memang masih terus mendapatkan perawatan dari Dokter akibat luka, dan kondisinya sudah mulai membaik. Tetapi trauma masih dirasakannya terutama Juriah, karena dirinya yang pertama kali berhadapan dengan kawanan pencurian itu,” jelas Kapolsek Pangkalan Iptu Karbert Junaidi kepada awak media.

Kini kawanan perampok sadis dengan melukai korban satu keluarga itu terus diburu polisi. Meski, secara detail belum disampaikan ciri-ciri pelaku oleh pihak kepolisian, namun yang pasti kawanan perampok yang beraksi dengan menggunakan kenderaan roda dua dan empat itu terus dikejar.

Baca: Pasangan Suami Istri Ini Nekat Mandi di Depan Umum

( Baca: Ambil Perhiasan, 1 Keluarga Dianiaya Perampok)

“Kita belum bisa sampaikan secara rinci terkait kawanan ini. Tapi yang jelas kita terus melakukan penyelidikan,” jelas Kapolsek Pangkalan.

Sementara itu Kepala Jorong Sopang Syafrizal, sejak kejadian terus meningkatkan kewaspadaan dengan melakukan ronda malam.
“Kita memang berada di jalur perlintasan Sumbar-Riau, jadi tingkat kerawanan akan kejahatan sangat tinggi. Untuk itu kedepan kita akan lebih waspada dan bakal melakukan ronda malam,” jelasnya.

Camat Pangkalan Andri Yasmen, mengaku sejak Desember 2015 lalu dirinya bersama muspika kecamatan sudah mengintruksikan kepada masyarakat disetiap jorong untuk mendirikan poskamling dan personil ronda malam.

“Kita jauh-jauh hari sudah intruksikan kepada seluruh kepala Jorong untuk mendirikan poskamling lengkap dengan anggota ronda malam. Ini tentu agar hal-hal serupa perampokan, maling dan kejahan malam bisa diminimalisir bahkan tidak ada,” jelas Camat.

Meski sudah disampaikan pentingnya poskamling dengan personil jaga malamnya, namun masih sangat banyak jorong-jorong yang belum mendirikan poskamling. “Memang belum seluruh jorong memiliki poskamling, untuk kerja yang sifatnya swadaya dimana-mana memang sulit, tapi kita akan terus ingatkan,” sebut camat.

Penulis: Khatik