75 ODKB Siak Dapat Bantuan 300 Ribu Perbulan

Jumat, 26 Februari 2016 18:51

BERTUAHPOS.COM(BPC), SIAK – Kementrian Sosial memberi esistensi sosial terhadap nasib warga cacat permanen. Dalam hal ini kabupaten siak menggelontorkan bantuan untuk 40 ODKB (orang dengan kecacatan berat).

Melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertran) kabupaten siak  akan mengalokasikan bantuan Rp. 300 ribu per bulan, tercatat ditahun ini sebanyak 75 ODKB yang ada di kabupaten siak.

Kepala dinsos kabupaten siak melalui kepala bidang sosial, Wan Idris,jum’at (26/2/2016), menjelaskan dari dana yang tersedia, Kementrian Sosial itu hanya membiayai sebanyak 35 orang.

“Dari kementrian sosial kita dapat bantuan 35 orang,”katanya.

Baca: Pagi Ini BI Akan Sidak Sembako di Pasar

Sehingga untuk kabupaten mengeluarkan bantuan kepada 40 ODKB lagi dari dana pemerintah kabupaten, perbulanya Rp. 300 ribu. Wan Ibrahim menjelaskan, ODKB yang mendapat bantuan ini yakni yang berumur 2-59 tahun dan Orang yang hidupnya tergantung orang lain. Mereka hidup dengan kondisi cacat berat dan hidupnya tergantung orang lain. Mungkin tergantung orangtua, keluarga dan orang lain.

“Dalam hal ini ODKB yang hidupnya tergantung pada orang lain, mereka hidup dengan kondisi cacat berat, yang bergantung sama orang tua atau orang lain, sehingga jika demikian yang seharusnya orang tua mereka bekerja jadi tidak bisa bekerja,”terangnya.

Pencairan dana bantuan ini dapat dicairkan per catur wulan atau per 4 bulan sekali,”ODKB tersebut mendapat bantuan per 4 bulan sekali, begitu sudah meninggal tidak mendapatkan bantuan lagi,”katanya.

Selain itu,bidang sosial juga melakukan pelatihan keterampilan dan praktek belajar bagi tuna daksa dan anak jalanan, terlantar dan anak cacat difokuskan keterampilan khusus. Setelah selesai pelatihan diharapkan mereka bisa mandiri.

“Dari mereka nantinya diberikan pelatihan dan diharapkan bisa mandiri,”sebutnya.

Sementara untuk bantuan alat bantu bagi penyandang cacat seperti kursi roda, alat bantu dengar tahun ini ditiadakan, sebab adanya rasionalisasian anggaran.

” Tahun ini untuk bantuan seperti kursi roda dan alat bantu dengar ditiadakan, sebab adanya pemotongan anggaran,”katanya.

Kendati demikian bidang sosial akan terus mengupayakan dalam memberikan bantuan kursi roda dan alat bantu dengar yang  bekerja sama dengan perusahaan.

Penulis : Ely