• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ini Alasan Mengapa BI Perlu Kerjasama dengan Asing

Tim Redaksi by Tim Redaksi
1 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Dominasi ekonomi Tiongkok, dalam perdagangan sedikit banyak diakui memang memberi pengaruh terhadap pergerakan ekonomi di Riau.

Deputi Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Riau, Irwan Mulawarman mengatakan, sejumlah komoditi di Riau diyakini memang masih bergantung kepada negara asing, seperti tiongkok. Diantaranya sub komoditi non Minyak dan Gas.

“Baik komoditas Migas dan non Migas, sama-sama memberi pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Riau. Dilakukannya kegiatan ekspor ke beberapa negara asing sudah tercatat sejak lama, dan kegiatan itu tetap akan terus berlangsung,” katanya, dalam seminar internasional yang berlangsung di Bank Indonesia (BI), Selasa (01/03/2016).

Dia menambahkan, mengingat kegiatan perekonomian itu sangat menentukan pergerakan pertumbuhan ekonomi, BI meyakini bahwa harus dilakukan kerjasama perbankan antar negara. Irwan menjelaskan, alasan mengapa BI perlu melakukan kerjasama tersebut, demi menjaga stabilisasi keuangan.

“Kita perlu adanya anggaran berimbang, untuk menutupi devisit anggaran negara. Sebab kecenderungan negara berkembang, biasanya akan banyak mengalami kekurangan anggaran pemerintah. Sistem kerjasama itu bisa dilakukan seperti hutang, atau pinjaman,” sambungnya.

Selain itu BI juga perlu melakukan optimalisasi, mengingat untuk negara berkembang, biasanya akan dikhawatirkan masih memiliki tingkat resiko tertinggi. Cara mengukurnya, kata Irwan sangat sederhana, bisa dilihat dari tingkat suku bunga negara Indonesia dibanding negara-negara lain.

“Kalau suku bunganya lebih tinggi, maka dipastikan tingkat resikonya juga masih tinggi. Hal  ini masih terjadi dibeberapa negara berkembang. “Terjadi optimalisasi mata uang nantinya,” sambungnya.

Irwan melihat unsur pemeretaan itu yang harus di rebut. Sejauh ini pengelolaan keuangan masih terpusat pada sektor perbankan swasta. Ini kata dia yang harus direbut oleh BI dalam melakukan pengelolaan keuangan.

Geliat menurunnya ekonomi Riau ditahun 2015 lalu tentunya telah menjadi catatan penting bahwa ada beberapa hal yang harus diperbaiki, untuk kembali membangkitkan pertumbuhan ekonomi Riau tahun ini. Dengan kata lain keterlibatan aktifitas ekspor dan impor memang harus menjadi perhatian khusus. Sebab potensi pergerakan pertumbuhan positif ekonomi Riau ditahun ini sudah terlihat.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kuansing

Nenek 75 Tahun Digigit Buaya Saat Cuci Piring di Sungai Kuantan, Luka Korban Dijahit 20 Jahitan

...

Read moreDetails
5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

5 Tempat Makan di Pekanbaru yang Populer dan Enak, Harganya Terjangkau

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

Tak Hanya Cantik, Inilah 5 Manfaat Bunga Krisan untuk Kesehatan

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Next Post

Ditanya Maju Pilwako Pekanbaru, Ahmi Septari Tersenyum

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.