Hari Ini Riau Paling Banyak Sumbang Hotspot

Rabu, 17 Februari 2016 10:43

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Provinsi Riau mendeteksi ada Sembilan titik api di Sumatera. Provinsi Riau paling banyak menyumbang enam titik api, Rabu (17/02/2016).

Hal itu disampaikan Kepala BMKG Riau, Sugarin melalui Kepala Seksi Informasi, Slamet Riyadi kepada kru bertuahpos.com. “Untuk hari ini ada Sembilan hotspot, paling banyak di Riau tepatnya dua empat di Kota Dumai dan dua di Kepulauan Meranti,” kata Slamet, Rabu (17/02/2016).

Slamet merinci secara umum sembilan titik api di Sumatera berada di dua Sumatera Utara (SUmut), satu di Nangroe Aceh Darussalam (NAD), dan empat di Riau. Hanya saja titik api yang memiliki tingkat kepercayaan di atas 70 persen keseluruhan berada di Riau. “Ada dua titik, masing-masing berada di Dumai dan Kepulauan Meranti,” sebut Slamet.

Untuk informasi visibility atau jarak pandang wilayah Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru masih tiga kilometer (km). Lalu Papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) depan Kantor Walikota Pekanbaru menunjukkan kualitas udara masih baik. Sedangkan Rengat jarak pandang lima km, lalu Kota Dumai enam km, Pelalawan tujuh km.

Baca: Dinas Harus Bertindak Tegas Atasi Kebocoran Perizinan di Siak

Sedangkan pada umumnya cuaca di wilayah Riau cerah hingga berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan kemungkinan masih akan terjadi. “Intensitas hujan mulai sedang tidak merata yang dapat disertai petir dan angin kencang terjadi di wilayah Riau bagian Barat, Tengah, dan Selatan pada sore dan malam hari,” sebut Slamet.

Lalu angin secara umum dari arah Utara  hingga Timur dengan  kecepatan  05 – 15  knots (09 – 27 km/jam). Temperatur maksimal 31.0 – 33.5 celcius, kelembaban maksimal 93 – 98 persen.
 
Kemudian Prakiraan tinggi gelombang laut berlaku mulai (17/02/2016) pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB, untuk Rokan Hilir (Rohil) 0.25 – 0.5 meter, Dumai 0.25 – 0.5 meter, Bengkalis 0.25 – 0.5 meter, Indragiri Hilir (Inhil) 0.25 – 0.5 meter, dan Kepulauan Meranti 0.25 – 0.5 meter. (Riki)