• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hah! Baju Impor di Pekanbaru Bukan dari Luar Negri?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
7 Februari 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Larangan berjualan pakaian bekas impor masih jadi polemik. Dinas perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Kota Pekanbaru mengatakan bahwa pakaian bekas yang dijual di pasar Senapalan (Kodim) tidaklah berasal dari luar negeri.
 
“Masyarakat (pedagang) Pekanbaru belinya di Tembilahan. Saya melihat sendiri bukti pembelian antara pedagang Pasar Senapelan dengan pedagang dari Inhil,” ujar Irba H Sulaiaman, Kepala Bidang Perdangan, Disprindag Kota Pekanbaru, Sabtu (07/02/2015).
 
Ini artinya pedagang pakaian bekas di Pekanbaru tidak melanggar aturan yang dibuat pemerintah. Mereka tidak terlibat dalam perdagangan impor pakaian bekas, hanya berdagang antar daerah (Pekanbaru-Inhil).
 
“Jika ingin melarang sebaiknya ada solusi dari pemerintah,” tambah Irba.
 
Pemerintah pusat juga harus konsisten menangani permasalahan yang ada. Jika ingin melarang impor pakaian bekas lebih baik dari hulunya saja yang dilarang.
 
Sementara itu para pedagang yang berjualan baju impor bekas di Pekanbaru juga keberatan jika usahanya tutup karena aturan baru ini. 
 
Seperti pengakuan Marpaung, pedagang pakaian bekas di jalan Rajawali, Sukajadi,  Pekanbaru. Ia dan sesama  pedagang pakaian bekas di Pekanbaru turut terkena imbasnya. Omsetnya semakin menurun.
 
Karena itu mereka berharap agar pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan yang mematikan penghasilan rakyat kecil. 
 
“Kita harapnya jangan mematikan usaha seperti kami ini, kalaupun ada bakteri yang buat mati seharusnya kami yang kena duluan. Tapi kenyataannya sampai hari inu belum ada pembeli yang komplein,” katanya. (riki)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya
Lifestyle

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi Tablet untuk Menggambar bagi Seniman Digital

3 Rekomendasi Tablet Terbaik untuk Menggambar bagi Seniman Digital

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

5 Pilihan Lipstik Lokal Tahan Lama dan Tidak Bikin Kering

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

Awal Bros Group Dorong Kesadaran Publik Lewat Seminar Epilepsi

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

4 Pilihan Sepatu Nike yang Nyaman Dipakai untuk Sehari-hari

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

WMO Soroti Gas Industri di Tengah Rekor Gas Rumah Kaca

Next Post

Sudah Saatnya Batu Akik Riau Punya Aturan yang Jelas

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.