• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gagal di Kebun Sendiri, RAPP Masih Gunakan Kayu Alam

Tim Redaksi by Tim Redaksi
24 September 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Perusahaan Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) saat ini masih menggunakan kayu alam sebagai bahan baku produksinya. Hal ini disampaikan Direktur Eksecutive Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Riau, Riko Kurniawan.

Kepada bertuahpos.com dia menjelaskan bahwa di Riau sendiri RAPP sudah punya lahan sekitar 2,1 juta hektar. Rata-rata jumlah produksi pabrik yang dihasilkan hanya 2 juta ton. Artinya pabrik RAPP di Perawang dan Kerinci harus memenuhi 4 juta ton produksi kayu.

“Dalam hitungan kami harusnya kalau mereka mulai menanam dan panen, jika mengikuti regulasi pemerintah Indonesia tidak semuanya harus ditebang,” katanya.

Tambah Riko, harus ada 20 persen untuk wilayah konserfasi dan 10 persen untuk masyarakat. Artinya 70 persenlah yang harus dikelola RAPP untuk pengelolaan lahan produksinya.

“Kalau mengikuti regulasi itu harusnya cukup dengan lahan seluas 800 ribu hektar tapi sekarang mereka sudah ada 2,1 hektar. Ini menunjukkan mereka gagal menanam kebun mereka. Dan mereka masih sangat tergantung sekali sama kayu alam,” paparnya.

Dia menegaskan bahwa modus-modus seperti ini tidak dibenarkan dalam aturan pemerintah. “Sampai kapan modus-modus seperti ini dibiarkan dan sampai kapan kita membiarkan industri ini tidak kembali ke titahnya,” kata Riko

Seharusnya tambah Riko, RAPP mempraktekkan prosedur yang sudah ada, yaitu dengan cara menanam, panen dan produksi kembali. “Bukan  menebang. Sampai kapan bahan baku mereka dari kayu alam. Apakah sampai seluruh hutan Indonesia habis,” tambahnya. (melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Harga CPO Diprediksi Naik Minggu Depan, Konflik AS-Iran Jadi Pendorong Utama
Ekonomi

Biodiesel dan El Niño Bakal Topang Harga CPO hingga 2027

...

Read moreDetails
6 Pilihan Sepatu Kerja Pria Eiger, Mulai Dari Formal hingga Kasual

6 Pilihan Sepatu Kerja Pria Eiger, Mulai Dari Formal hingga Kasual

Film Gak Masuk Akal Hadirkan Luna Maya hingga Anya Geraldine

Film Gak Masuk Akal Hadirkan Luna Maya hingga Anya Geraldine

Spesifikasi Honda CRF250 Rally, Motor sport Adventure Harganya

Spesifikasi Honda CRF250 Rally, Motor sport Adventure Harganya

Perbedaan Honda City dan Toyota Vios dari Mesin hingga Interior

Perbedaan Honda City dan Toyota Vios dari Mesin hingga Interior

Rekomendasi 5 Mobil Sedan Harga di Bawah Rp100 Juta Bagi Para Pecinta Sedan

Rekomendasi 5 Mobil Sedan Harga di Bawah Rp200 Juta Bagi Para Pecinta Sedan

Next Post

Asap dan Listrik, Selalu Jadi Momok di Inhu

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.