BERTUAHPOS.COM – PT Hutama Karya (Persero) memberlakukan pengalihan akses masuk Jalan Tol Pekanbaru–Dumai, mulai hari ini Jumat, (28/8/2026). Kendaraan diarahkan masuk melalui Pintu Tol Bypass Pekanbaru, bukan lagi lewat Jalan Akses Muara Fajar.
Perubahan jalur ini dilakukan pada area Jalan Akses Pintu Tol Pekanbaru KM 00+200. Lokasi tersebut tengah menjadi titik pengerjaan penyambungan dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menjelaskan bahwa pengalihan akses diperlukan untuk memberi ruang kerja yang aman. Pembangunan jembatan overpass di KM 00+200 Jalan Tol Pekanbaru–Dumai atau STA 206+950 Jalan Tol Lingkar Pekanbaru menjadi alasan utama rekayasa lalu lintas ini.
“Mulai 28 Agustus, kendaraan yang akan memasuki Jalan Tol Pekanbaru–Dumai diarahkan melalui Pintu Tol Bypass Pekanbaru. Kami mengimbau pengguna jalan memperhatikan petunjuk arah, menurunkan kecepatan saat mendekati area pengalihan, dan mengikuti instruksi petugas agar perjalanan tetap aman dan lancar,” ujar Hamdani.
Dengan skema baru ini, pola perjalanan pengguna jalan akan berbeda dari rute yang selama ini digunakan. Hutama Karya meminta para pengendara mencermati rambu-rambu sejak mendekati kawasan Pintu Tol Pekanbaru.
Pada masa awal penerapan, potensi perlambatan lalu lintas diperkirakan terjadi di sekitar titik pertemuan arus kendaraan. Pengguna jalan diharapkan mengantisipasi tambahan waktu perjalanan.
Menjaga jarak aman dan menghindari perpindahan lajur secara mendadak menjadi hal penting selama melintasi area pengalihan. Hutama Karya telah menempatkan rambu sementara, papan informasi, traffic cone, water barrier, dan lampu peringatan.
Petugas pengarah juga disiagakan pada titik-titik yang membutuhkan penanganan khusus. Langkah ini untuk memastikan perpindahan akses berlangsung tertib dan aman bagi semua pihak.
Koordinasi telah dilakukan dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, Dinas Perhubungan, serta pemangku kepentingan terkait. Sinergi ini bertujuan meminimalkan kendala selama masa transisi.
Hutama Karya juga akan memantau kondisi lalu lintas secara berkala. Evaluasi pengaturan di lapangan akan dilakukan sesuai kebutuhan dan perkembangan situasi.
Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung. Komitmen untuk menyelesaikan proyek sesuai target tetap menjadi prioritas utama.
Penyambungan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah. Mobilitas masyarakat dan arus barang di Provinsi Riau diproyeksikan semakin lancar.









