• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 19, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

AS Tuding Intelijen Rusia Retas Kantor Pemerintahan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
16 April 2021
105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Amerika Serikat [AS] menyebut dinas intelijen Rusia lah dalang di balik peretasan yang dialami negara itu beberapa waktu lalu.

Diketahui, kejadian SolarWinds itu mengakibatkan sembilan lembaga federal ratusan perusahaan swasta yang menjadi korban.

Kecurigaan AS terhadap Rusia sudah ada sejak awal. Di mana AS menduga bahwa Rusia yang menjadi otak serangan. Namun, baru pada Kamis, 15 April 2921, AS keluarkan pernyatakaan tudingan terhadap dinas intelijen Rusia.

Pernyataan Gedung Putih ini juga diikuti dengan pemberian sanksi pada lima perusahaan keamanan siber asal Rusia. Hal ini karena dirasa seluruh perusahaan ikut terlibat dalam operasi serangan siber tersebut, dikutip Reuters, Jumat 16 April 2021.

“Ruang lingkup dan skala kompromi ini dikombinasikan dengan sejarah Rusia yang melakukan operasi siber yang sembrono dan mengganggu menjadikannya menjadi masalah keamanan nasional,” jelas Departemen Keuangan.

FBI dan Cybersecurity Infrastructure Security Agency juga mengungkapkan lembaga intelijen Rusia melakukan eksploitasi pada lima kerentanan software yang diketahui.

Pengumuman hadir dengan sekumpulan link terkait penambahan software oleh perusahaan yang membuat produk. Termasuk didalamnya adalah VMware dan Fortinet.

“Kerentanan yang hari ini dirilis menjadi bagian dari perangkat SVR untuk menargetkan pemerintah dan sektor swasta. Kami perlu mempersulit pekerjaan SVR dengan menyingkirkannya,” kata Direktur NSA untuk keamanan siber, Rob Joyce. (bpc2)

Tags: ASintelijenperetasanRusiaRusia vs AS
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh
Internasional

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

...

Read moreDetails
Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

PBB Masukkan Israel dan Rusia ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual dalam Konflik

PBB Masukkan Israel dan Rusia ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual dalam Konflik

Kanada Invenstasi Rp10,5 Triliun untuk Jaga Arktik dari Rusia dan China

Kanada Invenstasi Rp10,5 Triliun untuk Jaga Arktik dari Rusia dan China

Trump Menyerah? Dia Setuju Serahkan Ukraina ke Rusia demi Berakhirnya Perang

Trump Menyerah? Dia Setuju Serahkan Ukraina ke Rusia demi Berakhirnya Perang

Data BKN

Dugaan Kebocoran Data BKN, Peretas Tuntut Tebusan Rp160 Juta

Next Post
bupati alfedri

Permudah Berusaha di KITB, Bupati Alfedri ingin Keseriusan Pihak Investor

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.