• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun Masih Angka Sementara

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
21 Mei 2026
Menkeu Purbaya Sebut Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Minyak Dunia Bergejolak

Purbaya Yudhi Sadewa.

159
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan bahwa anggaran MBG atau Makan Bergizi Gratis resmi dipangkas dari Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun untuk tahun anggaran 2026. Pemangkasan ini dilakukan atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara secara menyeluruh.

“Rp268 triliun untuk sementara angkanya dulu, tapi ada potensi perbaikan lebih lanjut masih dihitung,” kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Mei 2026.

Purbaya menjelaskan bahwa penghematan anggaran ini bukan berarti program MBG dikurangi jangkauannya, melainkan difokuskan agar penggunaan dana oleh Badan Gizi Nasional atau BGN selaku penyelenggara program menjadi lebih efektif dan tepat sasaran. Pemerintah ingin memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar sampai ke penerima manfaat tanpa pemborosan di jalur distribusi.

Purbaya juga merespons berbagai kritik yang selama ini beredar di publik terkait pengelolaan program MBG. Ia menegaskan bahwa Presiden Prabowo saat ini tengah aktif memperbaiki manajemen dan sistem pengeluaran BGN agar lebih akuntabel dan transparan.

“Jadi jangan nyalah-nyalahin MBG lagi. Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara mereka (BGN) membelanjakan uang,” ucap Purbaya dengan nada tegas namun lugas.

Anggaran MBG yang tersisa setelah pemangkasan ini masih terus dihitung untuk mencari skema penghematan terbaik tanpa mengorbankan efektivitas program di lapangan. Presiden Prabowo disebut tetap terbuka terhadap berbagai masukan dari berbagai pihak terkait pelaksanaan program strategis nasional ini.

Data per 30 April 2026 menunjukkan anggaran MBG yang sudah terserap mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari pagu awal Rp335 triliun. Capaian ini diiringi dengan pertumbuhan penerima manfaat yang sudah menyentuh angka 61,96 juta orang yang dilayani oleh 27.952 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur MBG yang tersebar di seluruh Indonesia.

Jumlah dapur MBG yang terus bertambah mencerminkan ekspansi program yang berjalan cukup pesat sejak diluncurkan. Namun di sisi lain, pertumbuhan yang cepat ini juga yang mendorong pemerintah untuk lebih ketat dalam mengawasi efisiensi penggunaan anggaran agar tidak terjadi kebocoran di tingkat pelaksanaan.

Langkah pemangkasan anggaran MBG ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga kesehatan fiskal negara di tengah berbagai tekanan ekonomi global yang masih berlangsung. Efisiensi di berbagai pos belanja strategis dinilai perlu dilakukan agar ruang fiskal pemerintah tetap cukup untuk mendanai program-program prioritas lainnya. “MBG sudah mencapai Rp75 triliun,” ujarnya.

Tags: MBGnasional
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp139,77 Triliun, BGN Akui 17,56 Juta Jiwa Belum Terjangkau Program
Nasional

Realisasi Anggaran MBG Tembus Rp139,77 Triliun, BGN Akui 17,56 Juta Jiwa Belum Terjangkau Program

...

Read moreDetails
Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Alasan Mengapa Tiga Komoditas Ekspor Senilai Lebih Rp1,2 Triliun Dipelototi DSI

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Jumhur Hidayat Sebut Perdagangan Karbon Jadi Nggak Oke Jika Masyarakat Tidak Sejahtera

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Wamendagri Bima Arya: Masyarakat Adat Harus Jadi Subjek Utama Perumusan Kebijakan

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Bapanas Siapkan 150.000 Ton Jagung SPHP untuk Tekan Biaya Pakan Peternak

Next Post
ABK Hilang di Selat Rupat Dumai Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

ABK Hilang di Selat Rupat Dumai Ditemukan Meninggal Setelah Tiga Hari Pencarian

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.