• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, Oktober 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

DPRD Kampar Soroti Kekurangan 500 Guru Mata Pelajaran

Indri Maharani Zaneta by Indri Maharani Zaneta
25 April 2025
102
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, KAMPAR – Pansus I DPRD Kampar menyoroti kekurangan guru mata pelajaran yang mencapai 500 orang di Kabupaten Kampar, hal ini disampaikan Perwakilan Pansus I Rinaldo Saputra dalam Rapat Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban LKPj Bupati Kampar Tahun 2024 yang berlangsung Kamis (24/4) siang.

“Untuk Dinas Pendidikan, kita menyoroti kekurangan guru mata pelajaran yang mencapai 500 orang, serta pemerataan guru di Kabupaten Kampar,” ungkap Politisi PKS tersebut.

Selain itu, Pansus I juga merekomendasikan penggabungan sekolah  menyikapi banyaknya sekolah yang kekurangan murid terutama sekolah-sekolah yang berada di kawasan ataupun di satu kompleks.

“Merger sekolah perlu dilakukan guna pengelolaan sekolah yang lebih efektif dan efisien,” paparnya. Selain itu ia juga mendorong Pemkab Kampar untuk meningkatkan mutu pendidikan dan tenaga pendidik yang berkualitas dan bersetifikiasi.

Sebelumnya, Rinaldo Saputra juga mengulas bahwa persoalan pendidikan di Kampar menghadapi persoalan yang sama setiap tahunnya yakni anak putus sekolah, profesionalisme tenaga pendidik dan masih terbatasnya sarana prasarana sekolah.

“Tidak ada perkembangan berarti masalah yang muncul dari tahun ke tahun yaitu terdapatnya anak putus sekolah khususnya tingkat pendidikan menengah masih kurangnya profesionalisme tenaga pendidik dan masih terbatasnya sarana dan prasarana pendidikan,” ulas Rinaldo.

Tidak terselesaikannya persoalan tersebut menurut Pansus I terjadi bisa saja karena metode penyelesaian oleh pemerintah daerah bersifat stagnan dan monoton. (ADV) 

Tags: dprd kampar
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Indri Maharani Zaneta

Indri Maharani Zaneta


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Kampar

Komisi II DPRD Kampar Bahas Penyaluran Bansos dalam RDP Bersama Dinas Sosial

...

Read moreDetails

Anggota DPRD Kampar Jihad Aqsha Gelorakan Demam Piala Dunia 2026 di Desa Bandur Picak, Warga Antusias Sambut Euforia Sepak Bola Dunia

Ketua DPRD Kampar Pimpin RDP Bahas Gerakan Penghijauan Ekoteologi

DPRD Kampar Panggil Disdikpora, Soroti Polemik NUPTK dan Penempatan Guru PPPK

Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno Turun Tangan, Bela Kepentingan Santri

DPRD Kampar Sebut Solusi NUPTK Guru Sudah Ada, Cukup Lengkapi Dapodik

Next Post
Indeks Harga Saham Dibuka Hijau — Naik 0,80% ke Level 6.666

Indeks Harga Saham Dibuka Hijau — Naik 0,80% ke Level 6.666

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.