• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sungai Kuansing Rusak, Bupati Salahkan Pertumbuhan Penduduk dan Ilmu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 November 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Rusaknya lingkungan terutama sungai di Kuantan Singingi, menurut Bupati Kuantan Singingi, Mursini, disebabkan oleh dua hal, yakni pertumbuhan penduduk dan ilmu pengetahuan.

Di sela kegiatan seminar pembangunan berbasis lingkungan hidup, Kamis (2/11/2017), di Grand Ball Room Hotel Aryaduta Pekanbaru, Jalan Diponegoro, Mursini menerangkan, lajunya pertumbuhan penduduk berdampak pada tingginya tingkat kesejahteraan hidup.

“Lajunya pertumbuhan penduduuk yang relatif cepat, berimplikasi meningkatnya kebutuhan lahan yang cukup menampung tuntunan kesejahteraan hidup,” terangnya.

Baca: PETI Kuansing, Ruspan Aman Pertanyakan Tindakan Preventif Polda dan Bupati

Untuk dampak majunya ilmu pengetahuan, Mursini menjelaskan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dengan semakin banyaknya teknlogi, membuat masyarakat semakin mudah melakukan perusakan (mendompeng emas) lingkungan.

“Kemajuan ilmu pengetahuan yang relatif pesat, membuat pertumbuhan hasil rekayasa ilmu pengetahuan dan teknologi semakin tinggi. Ini terbukti dengan telah berdampaknya pada erosi tanah dan pencemaran limbah, seperti efek yang disebabkan dari Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI),” kata Mursini. (bpc9)

Tags: Berita Kuantan Singingi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan
Hukum Kriminal

Soal Perkara Suhardiman Amby, KPK Pastikan Sudah di Tahap Penuntutan

...

Read moreDetails
Sambut Ramadan 2026, Ninik Mamak IV Koto Lubuk Ambacang Gelar Tradisi Adat Mambasue Nagori

Sambut Ramadan 2026, Ninik Mamak IV Koto Lubuk Ambacang Gelar Tradisi Adat Mambasue Nagori

Krisis Ekologis DAS Kuantan di Persimpangan Tambang Emas Rakyat: Antara Legalisasi, Pencemaran Merkuri, dan Ancaman Banjir

Krisis Ekologis DAS Kuantan di Persimpangan Tambang Emas Rakyat: Antara Legalisasi, Pencemaran Merkuri, dan Ancaman Banjir

Pemprov Riau Siapkan Regulasi untuk Solusi Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kuantan Singingi

Pemprov Riau Siapkan Regulasi untuk Solusi Pertambangan Emas Tanpa Izin di Kuantan Singingi

Miris, Empat Ruang Kelas SDN 001 Sungai Pinang Kuansing Rusak Parah

Miris, Empat Ruang Kelas SDN 001 Sungai Pinang Kuansing Rusak Parah

Ketua Gerindra Kuansing Serap Aspirasi Warga dan Tebar 10 Ribu Benih Ikan

Ketua Gerindra Kuansing Serap Aspirasi Warga dan Tebar 10 Ribu Benih Ikan

Next Post

Hari Kedua Ops Zebra Siak 2017, Polresta Pekanbaru Menjaring 50 Pelanggar

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.