• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tajen Itu Ritual Tabuh Rah Atau Judi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
30 Januari 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Masyarakat Bali telah mengenal tajen (sabungn ayam) sejak ribuan tahun silam. Dan adat Bali membenarkan adanya tabuh rah (tiga kali aduan) atau dikenal dengan istilah tlung seet.

Masalah tabuh rah ini, telah ada sejak zaman Bali Kuno (abad ke-8 Masehi). Penjelasan mengenai sabungan ayam itu tertuang dalam prasasti Sukawana tahun 804 Saka (882 M). Pada prasasti ini dikenal dengan istilah blindarah.

Ada prasasti lain yakni prasasti Abang A I tahun 933 Saka (1011 Masehi) menyebutnya tiga sehet (makantang tlung prahatan). Sabungan ayam jenis ini, memang tidak memerlukan izin dari kepolisian atau pemerintah.

Selain itu, juga masih ada prasasti Batuan tahun 944 Saka (1022 masehi). Dalam prasasti ini disebutkan, mengadu ayam hanya tiga sehet tidak dikenakan pajak.

Perkembangan kehidupan dalam prasasti lain menyebutkan adanya sabungan ayam, seperti masyarakat Bali sekarang. Ini yang justru terjadi pergeseran, dari yang mulanya ritual bersifat sakral ke judi berdalih tabuh rah.

Sabungan ayam berkembang di mana-mana. Klasifikasinya bukan tabuh rah yang dilegalisir sejumlah prasasti itu, tetapi sudah mengarah judi. Taruhan uang dalam jumlah besar sudah terjadi di arena sabungan ayam.

Menurut pemerhati weda Dr Made Titib, jelas-jelas ini tidak dibenarkan agama. Bukan saja agama yang tidak membenarkan, tetapi Undang Undang pun tidak mengizinkan adanya judi.

Sabung ayam yang berkembang belakangan ini di Bali, menurut Dr Titib, patut diantisipasi pemerintah dan polisi. Jika tidak, ke depannya, bisa menghancurkan masa depan generasi penerus. (rai/jss)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978
Kuliner

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

...

Read moreDetails
Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Daftar 3 Smartwatch Huawei Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harganya

Daftar 3 Smartwatch Huawei Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harganya

4 Pilihan Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak, Tetap Flawless dan Tahan Lama

4 Pilihan Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak, Tetap Flawless dan Tahan Lama

Rekomendasi 4 Sepatu Gym Pria Terbaik Lengkap Harganya

Rekomendasi 4 Sepatu Gym Pria Terbaik Lengkap Harganya

Benarkah Bentuk Bumi Berubah akibat Mencairnya Es Kutub?

Benarkah Bentuk Bumi Berubah akibat Mencairnya Es Kutub?

Next Post

Kanada Berduka, Penembak di Masjid Quebec Itu Pengecut

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.