• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Redominasi Rupiah Sulit untuk Diberlakukan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
27 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Rencana redominasi rupiah dianggap salah satu langkah kebijakan yang sulit untuk diterapkan di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Riau, Ismet Inono menyebutkan bahwa kebijakan itu, bukan hanya semata-mata keinginan dari Bank Indonesia. Namun menerapkan langkah seperti itu harus beranjak dari keinginan bersama masyarakat.

“Baik parlemennya, masyarakat, pemerintah, semua eleman masyarakat harus satu pemahaman dulu. Kalau tidak nanti susah, apalagi kalau persepsinya beda-beda,” katanya, Minggu (27/03/2016).

Dia menambahkan, pengalaman buruk rencana penerapan redominasi mata itu pernah terjadi di salah satu negara di Afrika. Karena masyarakat tidak bisa menerima dan tidak sia dengan kebijakan itu, malah yang terjadi inflasi.

Sebab harga yang dilihat misalnya Rp 1.000 ternyata nilai uangnya Rp 1 juta. Hal ini, menurut Ismet bukan persoalan priotas atau tidak prioritas, melainkan memang belum ada kesamaan. Penerapan redominasi rupiah butuh kesamaan persepsi yang panjang.

“Rumit, sebenarnya juga tidak. Tergantung bagaimana semua lapisan melihat itu. Apakah sudah sama. Sampai saat inikan baru satu sisi saja. Baru di institusi parlemen saja,” ujarnya.

Kesiapan masyarakat untuk dilakukannya redominasi mata uang rupiah itu bisa dilihat lewat gejolak di tengah masyarakat. Tidak hanya sebatas sosialisasi dalam bentuk pemberitahuan semata. Biasanya hal itu ditunjukan dalam debat publik, atau diskusi dalam kancah akademisi.

“Tapi sampai saat ini perbincangan-perbincangan seperti itu memang tidak ada,” sambungnya.

Redenominasi rupiah adalah kebijakan pemotongan atau penyederhanaan nominal rupiah. Prinsip perubahan itu sebenarnya terjadi pada penyebutan nama. Jika diberlakukan sistem itu maka nilai mata uang Rp 1 sebanding dengan Rp 1.000. Atau uang Rp 100 nilainya setara dengan Rp 100.000.

Seperti diberitakan di beberapa media sebelumnya, bahwa Bank Indonesia melihat, perlu cukup waktu untuk menerapkan redominasi rupiah tersebut. Sebab nilai mata uang rupiah yang harus disederhanakan akan menjadi lebih kecil dibanding saat ini, namun tidak mengurangi nilai mata uang itu sendiri.

Meski rekomendasi itu adalah sesuatu yang sederhana. Namun tetap saja pemerintah dan semua elemen masyarakat harus bekerja keras untuk menyamakan persepsi.

Penulis: Melba

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?
Teknologi

Nokia 2360 Flip dengan Pasar Terbatas, Cocok untuk Siapa?

...

Read moreDetails
Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Next Post

Penyakit TB Mudah Menular, Ini Gejalanya

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.