• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, November 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemadaman Bergilir, Ada yang Mengumpat, Ada Juga yang Pasrah

Tim Redaksi by Tim Redaksi
27 Oktober 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pemadaman yang dilangsungkan oleh PT PLN Area Pekanbaru dengan durasi mencapai dua jam, dikeluhkan oleh para netizen dan warga Pekanbaru.

Meskipun PLN area Pekanbaru sudah mengumumkan jadwal pemadaman, nyatanya pemadaman tersebut tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya.

Berikut komentar para netizen terkait pemadaman bergilir yang dilakukan oleh PT PLN Area Pekanbaru.

Komentar pertama datang dari Angga Gunawan, dalam komentar tersebut, dirinya hanya mengatakan tiga kata saja, yakni “gk becus ni”.

Selanjutnya dari Rosa Febririanti, dirinya mengeluhkan dengan adanya pemadaman Komplek UNRI sudah melakukan pemadaman dua kali. “Sepertinya kompleks unri saat ini sudah dua kali pemadaman, pukul 09.00 dan 14.54,” katanya.

Nah, bagi netizen yang satu ini yakni Yui McKee sepertinya dia sudah merasa sangat kesal dengan pemadaman PLN yang berlangsung sampai saat ini. Bahkan, saking kesalnya, dirinya bahkan sempat berkata kasar, Berikut curhatannya, “jadwal gak ada yang beres PLN P****k, ni rumah ku tadi pagi mati jam 9 sampai jam 1 siang, terus malam mati lagi jam 7 sampai jam 9 orang mau menikmati hari minggu di rumah jadi gak berarti gara-gara kau, memang ndak ada otak kau PLN, alasan mu dari 20 tahun lalu itu-itu saja, yang beban lah, yang segala macam lah,  alasan beban gak memadai tapi selalu masang listik untuk pelanggan baru. emang minta dihancurkan massa dulu ya kantor kau ni, baru bisa berotak,” katanya.

Kekesalan selanjutnya datang dari Joandhika Akbar, dirinya menyarankan agar PLN bisa menggantikan pembangkit dengan mesin genset, “ganti aja ke genset lanciauuuuhu”.

Boby Yuse Kurniawan juga mengatakan hal yang sama mengenai kekesalan mereka terhadap pemadaman saat ini. Dirinyapun mempertanyakan jadwal yang dilakukan PLN karena dinilai asal-asalan.

“Nah lo saya di dekat perum Duta Mas kok mati lagi, jam 13-15, ini serius bikin jadwalnya ato asal asalan ini pak bpk pln?”

John Hardi jadwal tinggal jadwal namun kenyataannya pelaksanaannya jauh berbeda, seakan-akan sesuka hatinya lah.

Tak hanya sekedar kesal bahkan mengeluarkan kata-kata kasar, ada juga netizen yang “pasrah” terhadap pemadaman bergilir untuk Pekanbaru dan sekitarnya.

Seperti yang dikatakan oleh Ahmad Efendi, dirinya hanya mengatakan “Suko ait mike lah”. Begitu juga dengan Uci Anita yang terkesan pasrah dengan pemadaman, berikut kutipannya, “saat ini terserahlah, apa nak dibuat, suka hatilah”, katanya.

Memang sampai saat ini pihak PLN Area Pekanbaru masih melakukan pemadaman bergilir. Jadwal terbaru, PLN memadamkan listrik mulai tanggal 23-30 Oktober dengan durasi pemadaman mencapai dua jam.

Selain itu, beberapa waktu lalu GM PLN WRKR Febi Joko Priharto mengatakan
sistem kelistrikan di sumatera saat ini memang mengalami gangguan. Bahkan pemadaman juga terjadi di seluruh Sumatera.

“Saat ini Aceh sampai Lampung memang mengalami pemadaman, karena memang sistem listriknya sedang sakit. Karena memang ada beberapa pembangkit kita yang mengalami gangguan,” katanya.

Selain itu, untuk elevasi waduk Koto Panjang untuk tahun ini terburuk selama lima tahun terakhir. Hal ini dikarenakan berkurangnya debit air yang berada di PLTA Koto Panjang.

“Karena saat ini kondisi ketinggian debit berada di 73,70 dan elevasi minimal berada di 73.50. Jika sampai turun dititik tersebut, maka akan ada pemadaman menyeluruh. Sementara untuk kondisi normalnya berada 76.0,” jelas Febi. (iqbal)
 

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Jelang Putusan MK, Ini Daftar 12 Pemohon Sengketa Ijazah Gibran
Nasional

Ray Rangkuti Nilai Putusan MA dan MK Tutup Ruang Debat Ijazah

...

Read moreDetails
Gelar Bintang Mahaputera Adipurna Listyo Belum Dicabut, Ini Kata Istana

Gelar Bintang Mahaputera Adipurna Listyo Belum Dicabut, Ini Kata Istana

Karhutla Riau, Tim Gabungan Fokus Pukul “Kepala Api” di Hari Keenam. Kota Pekanbaru Akhirnya Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla 

Banyak Perusahaan di Riau yang Abaikan Restorasi Gambut Pascakarhutla

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

Jikalahari Minta Mendagri Evaluasi Plt Gubri dan Seluruh Kelapa Daerah Terkait Karhutla

Kenali 3 Jenis Masker dan Manfaatnya untuk Kulit Wajah

Kenali 3 Jenis Masker dan Manfaatnya untuk Kulit Wajah

Arema FC Petik Kemenangan Perdana League Cup 2026/2027, Hanif Sjahbandi Cetak Gol Manis

Arema FC Petik Kemenangan Perdana League Cup 2026/2027, Hanif Sjahbandi Cetak Gol Manis

Next Post

Riau Expo, Peserta Keluhkan Akses Jalan Sempit

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.