• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Banyak Gajah Mati di Area RAPP

by
1 Juli 2015
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Data yang dirilis oleh WWF Riau menyebutkan selama kurun waktu 10 tahun terakhir, sebanyak 150 kawanan gajah telah mati.
 
Koordinator Monitoring Kejahatan Perdagangan Satwa Liar WWF , Osmantri Abeng, mengatakan selama tiga tahun belakangan kasus gajah mati justru banyak terjadi di area perusahaan RAPP dan grubnya.
 
“Salah satu lokasinya adalah perusahaan Riau Andalan Palp and Paper,” katanya, Rabu (01/07/2015).
 
Menurut Abeng, ada 18 kasus kematian gajah yang tersebar diarea konsesi perusahan, dan yang paling tinggi jumlahnya yakni di wilayah perusahaan itu. “18 kasus itu terjadi selama tahun 2012,” sambungnya.
 
Sejauh ini dia melihat memang belum ada progres lanjutan yang menyebutkan bahwa perusahaan ikut bertanggungjawab atas kematian gajah-gajah itu.
 
Dia menilai, banyak kasus kematian gajah di wilyah perusahaan RAPP adalah betuk kelalaian perusahaan. Namun hingga saat ini, proses penyelesainya tidak pernah tuntas. 
 
“Ketika gajah mati di area perusahaan penyelidikan tidak pernah berlanjut. Seharusnya perusahaan juga bisa dijerat dengan kasus ini. Kalau kami berfikir seperti itu,” kata Abeng.
 
Pihak perusahaan selalu terlambat untuk mengantisipasi soal kasus kematian gajah-gajah liar di Riau. Sehingga ada saja oknum yang memanfaatkan peluang itu untuk mencuri gading.
 
” Tahun lalu ada 7 kerangka gajah ditemukan di area perusahaan ini,” sambungnya.
 
Abeng berharap perusahaan diminta lebih aktif melakukan pencegahan terhadap kematian gajah. (Melba)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post

Ini Antisipasi Telkomsel Hindari Gangguan Traffic Jaringan Lebaran

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.