• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, November 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Banyak Perusahaan di Riau yang Abaikan Restorasi Gambut Pascakarhutla

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
4 November 2026
Karhutla Riau, Tim Gabungan Fokus Pukul “Kepala Api” di Hari Keenam. Kota Pekanbaru Akhirnya Tetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla 

Seorang petugas Manggala Agni sedang melakukan pendinginan di area lahan yang terbakar | Foto: Dok. Manggala Agni.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Sejak kasus karhuta tahun 2019, banyak perusahaan yang bergerak di sektor sawit dan hutan tanaman industri di Riau yang masih abai terhadap kewajiban restorasi laham pascaterbakar.

“Terkait persoalan bekas lahan terbakar tidak pernah benar-benar direstorasi,” kata Koordinator Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) saat media briefing Karhutla Riau 2026 di Pekanbaru, Rabu, 4 November 2026.

Dia menyebut, sejak 2019, Jikalahari bersama sejumlah mitra telah memantau kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hasilnya ratusan korporasi yang terindikasi terlibat.

Temuan tersebut mencakup keberadaan sekat kanal yang tidak sesuai ketentuan, hingga lahan bekas terbakar yang ditanami sawit maupun tanaman akasia.

Soal lahan bekas terbakar yang tidak pernah benar-benar direstorasi, Okto menegaskan bahwa persoalan ini juga menjadi perhatian dalam pemantauan tersebut.

“Sejumlah perusahaan yang ditemukan dalam kasus karhutla sebelumnya, juga perlu menjadi perhatian karena lahan yang pernah terbakar diduga tidak dipulihkan sama sekali,” ujarnya.

Kendati demikian, Okto menyebut, temuan-temuan seperti ini perlu dikaji lebih dalam untuk memastikan kondisi lahan pascakarhutla, hingga apakah tanggung jawab perusahaan sudah benar-benar dilaksanakan atau hanya sebatas wacana.

“Namun, berdasarkan hasil pemantauan, terdapat perusahaan yang sejak dulu teridentifikasi dalam kasus kebakaran dan diduga belum melakukan restorasi terhadap lahan bekas terbakar,” jelasnya.

Di lapangan, Jikalahari menemukan indikasi bahwa kewajiban yang ditetapkan pemerintah belum dilaksanakan oleh perusahaan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan dalam pelaksanaan kewajiban pemulihan lahan setelah kebakaran.

Selain itu, kata Okto, pemerintah dinilai belum transparan dalam membuka dokumen Rencana Kerja Tahunan (RKT), Rencana Kerja Usaha (RKU), dan dokumen terkait lainnya.

“Keterbukaan dokumen tersebut diperlukan untuk menelusuri kewajiban perusahaan, mengawasi pelaksanaannya, serta memastikan pemulihan lahan bekas terbakar berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.*

Tags: JikalahariKarhutlakarhutla Riaurestorasi gambut
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan
Lingkungan

Jikalahari Minta Mendagri Evaluasi Plt Gubri dan Seluruh Kelapa Daerah Terkait Karhutla

...

Read moreDetails
Karhutla di Sekitar Tol Palindra, HKA Siapkan Personel untuk Patroli Hingga Medis. PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

PT GAP dan PT MAP Dijerat Kasus Karhutla, Satu Bermodal dari Singapura

Karhutla Riau 2026, WALHI: Tanpa Kebijakan Tegas, Status Siaga Darurat Hanya Respon Administratif di Atas Kerkas

Rp30 Miliar Dana Bantuan Karhutla Riau Masuk APBDP

Ekspor Gas ke Singapura Dihentikan, Pasokan Dialihkan ke Batam

Ekspor Gas ke Singapura Dihentikan, Pasokan Dialihkan ke Batam

Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Karhutla Hancurkan Hampir 300 Rumah, 1.000 Warga Mengungsi

Dampak Karhutla Mengancam Investasi Properti hingga Awal 2027

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.